- Satpol PP Bantul menggelar razia sampah liar
- Empat orang tertangkap tangan membuang sampah sembarangan
- Operasi penertiban terus dilakukan
SuaraJogja.id - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap empat orang pelaku pembuangan sampah sembarangan.
Kasi Penindakan Satpol PP Bantul, Sri Hartati, menjelaskan bahwa para pelaku tertangkap saat aparat gabungan menggelar operasi di wilayah Kecamatan Kasihan, Kamis (25/9/2025) kemarin.
Saat ini, kasus tersebut sudah masuk proses penanganan lebih lanjut.
"Empat pelaku berhasil diamankan dalam giat OTT pembuangan sampah liar di Kecamatan Kasihan," kata Sri Hartati, Jumat (26/9/2025).
Operasi gabungan yustisi dan non-yustisi itu dilakukan untuk menegakkan Peraturan Daerah (Perda) Bantul Nomor 2 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga.
Razia dimulai sejak pukul 03.30 WIB di sejumlah titik rawan pembuangan sampah liar, seperti ruas Jalan Karawitan, Ring Road Selatan, dan Jalan Bibis Raya di Kecamatan Kasihan.
Selain itu, petugas juga menyisir kawasan Kecamatan Banguntapan di sekitar Ring Road Timur, Kelurahan Baturetno dan Wirokerten, serta wilayah Kecamatan Sewon di ruas Jalan Lingkar Selatan Panggungharjo dan Bangunharjo.
Meski masih ditemukan tumpukan sampah liar di Banguntapan dan Sewon, petugas belum berhasil menangkap pelaku di lokasi tersebut.
Sri Hartati menegaskan, operasi penertiban sampah liar akan terus digencarkan dengan melibatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul dan petugas Satlinmas dari berbagai kelurahan.
Baca Juga: DIY Terancam Rusak: GKR Mangkubumi Desak Stop Total Tambang di Merapi dan Bantul
"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan demi menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan. Mari bersama-sama wujudkan Bantul yang bersih, sehat, dan nyaman," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Motor Listrik Rakitan Siswa SMK Ini Tembus 132 Km/Jam, Suaranya Nyaris Tak Terdengar
-
Rupiah Melemah, Biaya Produksi Pertanian di Jogja Naik, Pemda DIY Siapkan Pemetaan Dampak ke Petani
-
Jogja Darurat Pendidikan: 5.023 Anak Putus Sekolah, Nasib Guru Honorer di Ujung Tanduk
-
Rupiah Tembus Rp17.600, Aisyiyah: Pernyataan Prabowo 'Desa Tak Butuh Dolar' Cederai Rakyat
-
Polisi Sebut Kasus Tewasnya Pelajar di Kawasan Kridosono Bukan Klitih, Tapi Perselisihan Antar Geng?