- Siswa SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta merakit motor listrik bergaya drag race selama enam bulan sebagai inovasi sekolah.
- Pengujian di Pantai Depok menunjukkan bahwa motor listrik tersebut mampu mencapai kecepatan maksimal 132,5 kilometer per jam.
- Sekolah mengalokasikan dana inovasi sebesar Rp50 juta per tahun untuk mendukung pengembangan teknologi kendaraan listrik bagi siswa.
SuaraJogja.id - Sekelompok siswa SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta berhasil mencuri perhatian lewat inovasi motor listrik rakitan mereka. Tak main-main, motor bergaya drag race itu mampu melaju hingga 132,5 kilometer per jam saat diuji di lintasan Pantai Depok, Bantul.
Menariknya, motor listrik tersebut dirancang dan dirakit langsung oleh siswa jurusan Teknik Pemesinan bersama guru pembimbing selama sekitar enam bulan.
Pengembangan kendaraan itu menjadi bagian dari inovasi sekolah yang dalam beberapa tahun terakhir fokus pada teknologi kendaraan listrik, termasuk konversi motor berbahan bakar bensin menjadi motor listrik.
Ketua Jurusan Teknik Pemesinan SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta, Hendro Harimawan mengatakan ide membuat motor listrik muncul dari kebutuhan transportasi yang lebih ramah lingkungan dan tidak bergantung pada bahan bakar minyak.
“Ada pemikiran gimana kalau kita bisa membuat alat transportasi yang sederhana, tapi juga mengakomodasi kebutuhan-kebutuhan tersebut. Yaitu kita punya ide membuat motor listrik,” kata Hendro, Rabu (20/5/2026).
Namun, motor listrik yang dikembangkan sengaja dibuat berbeda dari kendaraan listrik yang sudah banyak beredar di pasaran. Tim pengembang memilih konsep motor drag berkecepatan tinggi agar lebih menarik bagi siswa yang hobi modifikasi kendaraan.
Libatkan Siswa Dua Angkatan
Dalam proses pengerjaan, sekolah melibatkan siswa kelas XI dan XII jurusan Teknik Pemesinan.
Para siswa dibagi ke dalam sejumlah kelompok kerja layaknya sistem produksi di pabrik, mulai dari pembuatan rangka, tangki, footstep hingga proses finishing.
Baca Juga: Prabowo Targetkan Indonesia Produksi Mobil Sedan Listrik pada 2028
“Nah itu kita padukan. Sehingga kita rakit dan kita evaluasi, ketika nanti kurang sesuai ya kita riset lagi,” ujarnya.
Sebagian besar desain motor dibuat sendiri oleh sekolah. Sementara beberapa komponen memanfaatkan parts motor yang sudah ada di pasaran, seperti sokbreker dan roda, kemudian dimodifikasi ulang sesuai kebutuhan desain.
Motor listrik tersebut menggunakan dinamo 4.000 Watt dengan baterai 72,5 Volt 30 Ah.
Menurut Hendro, salah satu kunci motor bisa melaju cepat adalah penggunaan rangka ramping agar bobot kendaraan lebih ringan.
“Yang bikin berat itu sebetulnya komponen listrik, misalnya baterainya itu sendiri beratnya 10 sampai 15 kilogram. Kemudian motor listriknya itu kurang lebih 15 kilogram. Maka kita buat rangkanya seramping mungkin agar bisa lebih cepat,” ungkapnya.
Diuji di Pantai Depok
Tag
Berita Terkait
-
Prabowo Targetkan Indonesia Produksi Mobil Sedan Listrik pada 2028
-
Prabowo Resmikan Pabrik Perakitan Kendaraan Listrik di Magelang
-
Terjepit Ekonomi, Pasutri Asal Semarang Nekat Curi Puluhan Baterai Motor Listrik
-
Yogyakarta Jadi Fokus Pengadaan SPKLU untuk Hadapi Lonjakan Wisatawan Natal dan Tahun Baru
-
Viral Begal Payudara Kembali Beraksi di Sleman, Pelaku Mengendarai Motor Listrik
Terpopuler
- Dapat Warisan PR Karhutla, Menko Polkam Dudung Siap Terjun Langsung ke Lokasi
- 4 Rekomendasi Pelembap Viva untuk Kulit Kering, Bantu Perbaiki Skin Barrier
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
- 8 Sneakers Lokal Paling Nyaman dan Modis untuk Gaya Harian, Mulai Rp200 Ribuan
Pilihan
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
-
Disaksikan Andi Gani dan Perwakilan Buruh, DPR Resmi Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jadi UU
Terkini
-
Tren "Pernikahan Hemat" Meningkat, Merapi Merbabu Hadirkan Paket Wedding Mulai Rp45 Juta
-
MK Tolak Diskualifikasi, Gibran Harus Gentleman Buka Bukti Ijazah
-
Dari Merapi hingga Gajah Wong, Folklor Jogja Bicara Bencana tapi Tak Ceritakan Megathrust
-
BRI Junio Gandeng Mobile Legends: Bang Bang, Hadirkan Kartu Debit Edisi Khusus
-
Cuaca Panas Menyengat, Warga Diminta Tak Beraktivitas di Luar, Ini Alasannya