SuaraJogja.id - Keraton Yogyakarta mengumumkan, Rabu (11/3/2020) besok, Keraton ditutup bagi wisatawan selama satu hari. Wisata Keraton Jogja ini ditutup karena ada kunjungan tamu negara.
"Sehubungan dengan adanya kunjungan tamu negara, wisata Kraton Jogja akan ditutup selama satu hari pada Rabu (11/3)," tulis akun resmi Intagram @kratonjogja, Selasa (10/3/2020).
Setelah itu, Keraton akan dibuka kembali dan wisatwan bisa berkunjung seperti biasa pada Kamis (12/3/2020) mulai pukul 08.30 WIB sampai 15.00 WIB.
Meski begitu, menurut keterangan @kratonjogja, pameran Abalakuswa, yang digelar di Bangsal Pagelaran, tetap dibuka seperti biasa, dengan harga tiket masuk (HTM) Rp5.000.
Pameran yang berlangsung sejak 7 Maret hingga 4 April 2020 ini dibuka untuk umum setiap Senin-Kamis pada pukul 09.00-16.00 WIB dan Jumat-Minggu pukul 09.00-21.00 WIB.
Saat ini diketahui Raja Belanda Willem Alexander dan Ratu Maxima Zorreguieta Cerruti tengah mengunjungi Indonesia. Keduanya tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur pada Senin (9/3/2020).
Kunjungan kenegaraan Raja dan Ratu Belanda ke Indonesia tersebut dilakukan dalam rangka peningkatan kerja sama bilateral di bidang ekonomi dan peningkatan sumber daya manusia.
Telah diberitakan pula sebelumnya, Duta Besar Indonesia untuk Belanda I Gusti Agung Wesaka Puja berkunjung ke Yogyakarta menemui Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X di Gedhong Wilis, Kepatihan Yogyakarta, Senin (6/1/2020) lalu.
Dalam pertemuannya dengan Sultan, Agung Wesaka menyampaikan informasi terkait persiapan rencana kunjungan Penguasa Kerajaan Belanda Willem Alexander. Agung Wesaka mengungkapkan, Willem Alexander akan berkunjung ke Indonesia pada 10 hingga 13 Maret 2020.
Baca Juga: Alasan Betrand Peto Mau Nge-gym Rupanya karena Sarwendah
Nantinya, selain bertemu dengan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), Willem Alexander juga akan bertemu Raja Kesultanan Yogyakarta Sri Sultan HB X di Keraton Yogyakarta, yang dijadwalkan pada 11 Maret mendatang.
"Raja Belanda akan berkunjung ke Keraton Yogyakarta dan bertemu dengan Ngarsa Dalem Sultan untuk napak tilas pendahulunya atau mungkin ada hal-hal yang perlu di bicarakan," kata dia, dilansir situs web resmi Pemda DIY.
Berita Terkait
-
Raja dan Ratu Belanda Ziarah Kubur ke TPU Menteng Pulo
-
Belanda Pernah Menjajah Indonesia, Raja Willem Menyesal di Hadapan Jokowi
-
Sempat Hilang, Raja Belanda Kembalikan Keris Pangeran Diponegoro ke Jokowi
-
Sambut Raja dan Ratu Belanda di Istana, Jokowi Ajak Cucu Sedah Mirah
-
Kapal Tim Survei Kecelakaan di Kalteng, Kunjungan Raja Belanda Tertunda?
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Soroti UU Konservasi dan RUU Masyarakat Adat, Forum PCS 2026 Digelar di UGM
-
Konservasi Indonesia Dinilai Masih Negara-Sentris, PCS 2026 Dorong Perubahan Paradigma
-
Difabel Harus Kesulitan Masuk Malioboro, Pemda Bongkar Desain Regol Ayom
-
PTN Borong Kuota Maba, Kampus Swasta Pilih Tampung Anak Korban Bencana Lewat Sego Berkat
-
Dorong Ekonomi Kerakyatan, BRI Catat Laba Rp31,2 Triliun hingga Semester I 2026