Penjelasan
Hasil penelusuran Suarajogja.id, pesan tersebut tidak benar. Hal itu dikonfirmasi oleh Kepala Humas Pemda DIY Ditya Nanaryo Aji.
Ditya menjelaskan, informasi mengenai Sultan HB X mengimbau warga untuk membuat sayur lodeh 7 warna palsu.
Kendati begitu, informasi tersebut dipercaya oleh sejumlah warga di Kabupaten Bantul. Tepatnya di Kampung Kepuhan, Pedukuhan Dobalan dan Kampung Gonanag, Pedukukan Ngasem, Desa Timbulharjo, Kecamatan Sewon.
Sebagian ibu rumah di dua kampung tersebut, memasak sayur lodeh 7 warnh, karena meyakini sebagai tradisi yang diperintahkan oleh Keraton Mataram. Apalagi mereka juga sempat melakukannya pasca gempa 2006.
"Dulu pas gempa 2006 juga kami bikin sayur lodeh dengan bahan-bahan seperti perintah Sultan, dan terbukti bencana gempa cepat berlalu," tutur Parni, warga Kampung Kepuhan kepada Suarajogja.id.
Tradisi tersebut juga diyakini oleh Yuntarsih, warga Kampung Gonalan. Ia bahkan meminta keluarganya untuk membuat sayur lodeh 7 warna supaya terhindar dari virus corona.
"Boleh kapan saja buatnya. Ini anak yang merantau di Jakarta juga saya minta membuat sayur 7 warna ini," ungkapnya.
Kesimpulan
Baca Juga: Cara Israel Lawan Corona: Pisahkan Tua-Muda, Kakek Nenek Dilarang Cium Cucu
Informasi yang menyebut Sultan HB X memerintah warga membuat sayur lodeh 7 warna sebagai penangkal bencana tidak benar.
Faktanya, tidak ada sumber yang menyebutkan Sultan HB X pernah mengeluarkan instruksi tersebut. Meski begitu, sejumlah warga memercayainya sebagai perintah sekaligus bagian dari tradisi ketika bencana datang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Rupiah Melemah, Purbaya Yakin Ekonomi Indonesia Tetap Kuat, Kurs Kembali ke Rp15 Ribu
-
Bukan Sekadar Spot Foto, Ini Realita Pahit Penyandang Disabilitas Saat Berwisata ke Tamansari
-
Jogja Mulai Kembangkan KKMP, Wamira Disiapkan Jadi Mesin Ekonomi Warga dan Penekan Harga Pokok
-
Edwin Hadirkan Horor Industrial, 'Monster Pabrik Rambut' Jadi Cermin Budaya Kerja Berlebihan
-
Stok Sapi Kurban di Sleman Ternyata Minus 5.381 Ekor, Warga yang Mau Kurban Harus Bagaimana?