SuaraJogja.id - Sebuah video yang menggelikan menjadi perbincangan warganet di Twitter. Video itu memperlihatkan aksi seorang petugas keamanan alias sekuriti yang disebut-sebut sebagai "garda terdepan" Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta.
Di video itu, sang sekuriti, mengenakan seragam lengkap dengan sepatu boots, melakukan berbagai gerakan bela diri. Ia mempraktikkan kuda-kuda dengan sedikit menekuk kaki dan agak menundukkan kepala, lalu melepaskan pukulan dan menendangkan kakinya ke udara.
Tertulis semacam watermark "Garda Terdepan UAD" di video yang diiringi latar musik dangdut itu. Tak hanya itu, si pengunggah, yakni akun @nurulichsan27, juga mencuitkan, "Garda terdepan zona UAD siap pantau mahasiswa yang tidak mematuhi peraturan."
Video tersebut kemudian diunggah ulang akun @merapi_news. Cukup banyak warganet yang lantas mengomentari aksi unik nan kocak sang sekuriti yang tetap menjaga kampus sementara hampir seluruh civitasnya menjalani kuliah daring dan work form home (WFH) untuk mencegah penyebaran virus corona penyebab COVID-19.
"Nanti Corona nya malah bingung pak :') "ini orang ngapa yak?" Ekekekek," tulis @findianaa.
"Astaga Pak, umur Pak, umur," gurau @Sand______.
"Bentar lagi jadi omongan anak kampus tuh pasti," tambah @hariningtyass.
Berita Terkait
-
Bikin Galau, Warganet Bikin Kepanjangan WFH: Waiting For Him?
-
Di Balik Musibah Ada Hikmah dari Corona Covid-19, Ini Dia Curhatan Warga
-
Imbas Work From Home, Penumpang KRL Turun 50 Persen
-
Butuh yang Manis untuk Perbaiki Mood? Coba Resep Oreo Chesee Box Dessert
-
Work From Home Beri Dampak Baik untuk Kualitas Udara di Jakarta
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Rp4,6 Miliar Digelontorkan, Mesin Produksi Susu di DIY Diduga Tak Pernah Berfungsi
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Pameran ARCHIVEPELAGO: 45 Tahun Garin Nugroho Menyemai Indonesia
-
Segera Diadili Pengadilan, 13 Tersangka Kasus Little Aresha Dipindah ke Lapas Perempuan Gunungkidul