SuaraJogja.id - Kabar duka kembali datang dari perkembangan virus corona (COVID-19) di Indonesia. Salah seorang pasien terkonfirmasi positif virus corona yang dirawat di PKU Muhammadiyah Bantul, DIY dinyatakan meninggal dunia.
Sebelumnya, pasien sempat mendapatkan perawatan di RS Respira sejak 20 Maret lalu, kemudian dirujuk ke RS PKU Muhammadiyah Bantul pada tanggal 29 Maret 2020.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bantul, Sri Wahyu Joko Santoso mengonfirmasi adanya kabar tersebut.
"Hari ini ada laporan dari PKU Muhammadiyah bahwa pasien terkonfirmasi positif COVID-19 meninggal," kata Joko, Senin (6/4/2020).
Pasien berusia 53 tahun asal Kecamatan Jetis tersebut dilaporkan meninggal pukul 06.00 WIB. Jenazah akan dimakamkan sesuai dengan protokol pemakaman jenazah COVID-19 di pemakaman umum dekat rumah pasien.
Sebelum dinyatakan positif COVID-19, pasien tersebut diketahui telah memiliki penyakit kronis bawaan yakni diabetes mellitus.
Saat ini sudah ada dua pasien positif meninggal, seorang pasien berusia 71 tahun sebelumnya dikabarkan meninggal pada Minggu (5/4/2020) di Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta.
Per 5 April pukul 16.30 WIB, Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Bantul melaporkan ada enam pasien konfirmasi positif yang sedang dirawat di beberapa rumah sakit rujukan.
Data terbaru, saat ini terdapat 5 orang pasien positif COVID-19 di Kabupaten Bantul. Dua orang warga sewon, satu orang warga piyungan, dan satu orang warga banguntapan.
Baca Juga: Titi DJ dan Anji Yakin Musik Bisa Bantu Perangi Virus Corona
Berita Terkait
-
Update Corona April 2020 di Jogja: 11 PDP Meninggal 106 Negatif
-
Dua PDP Meninggal, Kasus Positif Corona di Gunungkidul Muncul Lagi
-
Dukung Tenaga Medis Tangani Corona, PMI DIY Kirim APD ke 25 Rumah Sakit
-
Sepi Pengunjung Dampak Corona, Pengelola Puspa Gading Lakukan Pengembangan
-
Satu Pasien Positif COVID-19 di Bantul Meninggal Dunia
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
Ketua Yayasan Little Aresha Dituntut 10 Tahun Penjara, 83 Anak Korban Minta Restitusi Rp2,12 Miliar
-
BRI Bidik Peluang Bisnis dari MotoGP Mandalika 2026
-
Pemerintah Berencana Buat Program Kuliah Gratis, PTS Terancam Gigit Jari Kehilangan Mahasiswa
-
Ngenes! Prabowo Tambah Pejabat, Transfer ke DIY Malah Susut Rp910 Miliar
-
MotoGP Mandalika 2026 Makin Ramah Lingkungan, BRI Peduli Kerahkan 500 Relawan