SuaraJogja.id - Mewabahnya virus corona jenis baru atau Coronavirus Disease-2019 membuat banyak negara di dunia kelimpungan. Anggaran yang semestinya digunakan untuk hal lain, kini harus dialihkan ke penanganan virus corona.
Pemberitaan di televisi, media cetak hingga daring hampir setiap hari mengabarkan perkembangan virus corona, yang mungkin membuat sebagian orang takut.
Tidak jarang pula, ada sekelompok masyarakat yang masih acuh. Mereka menganggap virus corona hanyalah kabar yang terlalu dibesar-besarkan.
ketakutan akan perkembangan virus corona adalah hal yang lumrah, mengingat perkembangannya yang sangat cepat. Ditambah, siapapun bisa terinfeksi dan dikabarkan hingga kini belum ada vaksin yang secara medis jelas dapat menangani virus corona. Meskipun, berbagai negara sudah melakukan penelitian terkait hal tersebut, begitu pula Indonesia.
Di tengah masa pandemi yang menyebabkan kecemasan tersendiri di tengah masyarakat, khususnya warga DI Yogyakarta, masih ada banyak kabar positif yang terselip tiap harinya. Berikut deretan kabar positif dari Suara Jogja yang mungkin anda lewatkan,
1. Tidak Ada Tambahan Kasus Corona di Bantul
Menurut keterangan yang disampaikan Dinas kesehatan Bantul, tidak ada penambahan kasus positif baru virus corona atau COVID-19 di wilayah Bantul pada Senin (20/4/2020) dibanding dengan kasus yang terdata sehari sebelumnya.
"Hari ini tidak ada laporan penambahan ataupun pengurangan data dibandingkan data hari kemarin," kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Bantul Sri Wahyu Joko Santosa dalam keterangan tertulis, Senin (20/4/2020)
2. Dua tenaga medis RS Sardjito dinyatakan sembuh
Baca Juga: Hari Pertama PSBB Bandung: Jalanan Ramai, Masih Banyak Warga Tak Bermasker
Dua dari empat tenaga medis RSUP Dr Sardjito yang sebelumnya sempat dinyatakan positif terinfeksi COVID-19 telah dinyatakan sembuh dan sudah diperbolehkan pulang.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Bagian Hukum dan Humas RSUP dr Sardjito Banu Hermawan, Senin (20/4/2020) malam.
Sebelumnya, dikabarkan tiga orang dokter RSUP Dr Sardjito positif terinfeksi COVID-19, dua diantaranya sudah dinyatakan sembuh.
3. Kriminalitas di Bantul cenderung turun selama pandemi corona
Kapolres Bantul AKBP Wachyu Tri Budi Sulistiyono menyampaikan, selama pandemi berlangsung tingkat kriminalitas di Bantul menunjukkan penurunan.
"Sampai saat ini, masih cenderung menurun. Jadi kalau yang dikatakan efeknya nanti kita belum kelihatan," kata Wachyu saat ditemui SuaraJogja.id di kompleks gedung pemerintahan Kabupaten Bantu,l Selasa (21/4/2020).
Berita Terkait
-
WHO Tegaskan Virus Corona Berasal dari Hewan, Bukan Laboratorium
-
AS Tuding China Cari Untung dari Pandemi Corona Covid-19
-
Anak-anak Palestina Pakai Masker Terbuat dari Daun Kubis saat Corona
-
Demi Galang Dana, Barcelona Rela Jual Hak Paten Nama Stadion Camp Nou
-
Dokter Italia Temukan Virus Corona Bisa Bertahan Lebih dari 20 Hari di Mata
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh
-
Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru
-
Heboh LHKP Muhammadiyah Cap Program MBG Haram, Haedar Nashir Buka Suara
-
Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat
-
Dana Desa Dipangkas untuk Kopdes Merah Putih, Banyak Lurah Takut Masuk Penjara, DIY Andalkan Danais