SuaraJogja.id - Setelah viral video pass the sampur -- adaptasi pass the brush challenge -- dari sejumlah penari Keraton Jogja, Wakil Penghageng I Kawedanan Hageng Punokawan Nitya Budaya Keraton Jogja Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Bendara pun turut serta dalam tantangan tersebut. Hanya saja, video yang diunggah GKR Bendara berlatar belakang lagu Beyonce "Run the World (Girls)", berbeda dari video unggahan @swastiacintya, yang ditambahkan lagu Doja Cat "Boss Bitch", seperti video pass the brush challenge.
Tak sendirian, GKR Bendara juga mengajak Raden Ajeng (RAj) Nisaka Irdina Yudonegoro, putrinya, untuk ikut. GKR Bendara diketahui juga merupakan seorang penari Keraton Jogja, begitu juga putrinya. Meskipun masih berusia 6 tahun, Irdi kerap tampil menari di Keraton.
Dalam video unggahan akun resmi Instagram @gkrbendara, Irdi muncul sebagai pembuka. Ia mulanya sedang berpakaian kaus dan celana panjang, tetapi setelah dilempari sampur atau selendang tari dan menutup lensa kamera dengan sampur itu, begitu membukanya lagi, Irdi sudah tampil dengan riasan dan busana penari. Gadis mungil itu juga memperlihatkan sedikit gerakan tari di video tersebut.
Sementara itu, para penari lainnya adalah mereka yang sudah tampil di video viral unggahan salah satu penari Keraton Jogja pemiliki akun Twitter @swastiacintya, Senin (20/4/2020) lalu. Namun, di tengah-tengah video, ada juga GKR Bendara muncul mengikuti challenge.
Sama seperti yang lain, setelah dilempari sampur, GKR Bendara memnutup lensa kamera dengan sampur, kemudian membukanya lagi. Saat itulah penampilannya sudah berubah maksimal layaknya penari yang hendak tampil di atas panggung.
"Sudah mulai terasa gabut niiich...." tulis @gkrbendara di Instagram.
Sejumlah warganet pun memberikan pujian untuk GKR Bendara dan Irdi di kolom komentar.
"Gusti @gkrbendara masha Allah manglingi," ungkap @ninaef.
"Semua ayu-ayu, luwes," komentar @ratihachodiat.
Baca Juga: Diuji ke Manusia Besok, Vaksin Covid-19 Ditargetkan Tersedia September
"Keren banget," tambah @puyunmaas.
Berita Terkait
-
KPH Notonegoro Bagi Tutorial Pakai Masker, GKR Hayu: Pura-Pura Enggak Kenal
-
Sujiwo Tejo Ikutan Pass the Brush Challenge, Warganet: Itu Sapu Tetangga!
-
Nggak Kalah Menawan, Begini Serunya Pass the Brush Versi Penari Jawa
-
Pass the Brush Jadi Pass the Sampur, Penari Keraton Jogja Curi Perhatian
-
Inspirasi Hari Kartini dari Keraton Jogja: GKR Kencono Era Sultan HB VII
Terpopuler
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Pengamat Nilai Manuver KSP Listyo Bongkar Hambatan Birokrasi Jadi Investasi Jangka Panjang
- Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Sakit Apa? Meninggal Dunia di Usia 52 Tahun
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
YAYAYA FEST 2026 Hadir di Jogja: Konser Inklusif, Ramah Difabel dan Lingkungan
-
Pakar UGM Sentil Dua Tahun Prabowo-Gibran, Jangan Cuma Retorika, Rakyat Butuh Aksi Nyata
-
Tak Hanya Jualan Candi dan Keraton untuk Dongkrak Pariwisata, Jogja Bidik Javanese Wellness Tourism
-
Perkuat Kemitraan Global, BRI Hubungkan Investor dengan Potensi Indonesia
-
Pasca-Aksi Panas di DPRD DIY, Polisi Pastikan Tak Ada Pendemo yang Dibawa ke Kantor Polisi