SuaraJogja.id - Sebanyak dua ekor beruang madu sempat lepas dari Yayasan Konservasi Alam Yogyakarta atau Wildlife Rescue Centre (WRC) Jogja, Dusun Paingan, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pengasih, Rabu (29/4/2020) sore. Pencarian masih terus dilakukan untuk menangkap dan mengembalikan beruang itu ke kandangnya.
Salah satu warga, Sutardi (40) mengatakan beruang yang lepas itu terdiri dari satu ekor jantan usia sekitar sembilan tahun dan betina usia tujuh tahun. Diduga dua hewan dilindungi tersebut lepas dari kandang karena petugas lupa mengunci tempat penangkaran usai pemberian makan sekitar pukul 16.30 WIB.
"Lepasnya kira-kira jam 17.30 WIB ada sekitar dua ekor. Besarnya satu kaya anak-anak. Yang belum ketangkap tingginya sekitar 150 cm," jelasnya.
Untuk beruang betina dilaporkan sudah tertangkap dengan dijaring oleh petugas WRC sekitar pukul 17.30 WIB. Penangkapan masih berada di sekitar lingkungan WRC.
Sutardi menuturkan bahwa jarak kandang dengan permukiman sekitar 100 meter. Sementara untuk beruang Jantan yang berukuran cukup besar sudah terlihat namun belum bisa ditangkap sekitar pukul 21.00 WIB di sebuah pekarangan warga di sisi utara WRC.
"Ya saya cukup takut sebelumnya dulu orang utan dan monyet sempat lepas beberapa bulan lalu. Tapi sudah ketangkap," tuturnya
Hingga berita ini diturunkan, beruang itu belum berhasil ditangkap.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Hampir 1.000 Orang Ramaikan Fun Run, Dorong Wisata dan UMKM Sleman
-
Film Animasi Indonesia Ajisaka Menuju Pasar Global, Sony Pictures hingga Netflix Mulai Melirik
-
Pakar UMY Ingatkan Risiko Salah Sasaran Bansos Jika Desil DTSEN Jadi Patokan Mutlak
-
100 Ahli Ortopedi dari 15 Negara Bahas Masa Depan Penanganan Sendi di Yogyakarta
-
GEMPAR Sambangi Pasar Godean, Seni Tradisional Warok Siap Hebohkan Warga