SuaraJogja.id - Merunut pada riwayatnya praktik premanisme sudah berlangsung lama, bahkan tumbuh subur ketika Orde Baru berkuasa.
Berpedoman pada tulisan Ian Douglas Wilson bertajuk Politik Jatah Preman: Ormas dan Kuasa Jalanan di Indonesia Pasca Orde Baru, didedahkan bahwa praktik premanisme tak sekadar soal perut tetapi juga tak bisa dilepaskan dari bayang politik kekuasaan.
Karena adanya legitimasi tersebut, tak heran aksi premanisme dalam beberapa dekade ke belakang tampak begitu tumbuh subur.
Tumbuh suburnya praktik premanisme ini nyatanya juga bisa dirasakan oleh masyarakat di sekitaran Jogja. Seperti halnya di tempat-tempat lain, praktik premanisme di Jogja juga sangat lekat dengan kekerasan.
Tak sedikit di antaranya yang harus bertaruh nyawa demi mempertahankan eksistensi hingga periuknya.
Tentang bagaimana potret kelam dunia premanisme di Jogja, cerita Safuani berikut ini bisa jadi gambarannya.
Pria yang akrab disapa Haji Icap ini telah lama pensiun dari praktik dunia hitam tersebut. Meski begitu kenangannya akan masa muda nan menggelora sebagai preman masih cukup kuat di ingatannya.
Berikut kisahnya
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Penonton Yogyakarta Bergidik Ngeri Saksikan Memburu Pemangsa, Jump Scare Picu Suasana Tegang
-
Prabowo Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, Muhammadiyah Ingatkan Pakar Berbasis Ilmu dan Data
-
Muhammadiyah Sentil Menkeu Baru, Jangan Biarkan Rupiah Jatuh Terus
-
Polemik Royalti Musik, Pelaku Usaha Bingung, Pekerja Seni Menunggu Hak
-
Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bayi di Sleman Naik Sidik, Polisi Periksa 3 Saksi