SuaraJogja.id - Merunut pada riwayatnya praktik premanisme sudah berlangsung lama, bahkan tumbuh subur ketika Orde Baru berkuasa.
Berpedoman pada tulisan Ian Douglas Wilson bertajuk Politik Jatah Preman: Ormas dan Kuasa Jalanan di Indonesia Pasca Orde Baru, didedahkan bahwa praktik premanisme tak sekadar soal perut tetapi juga tak bisa dilepaskan dari bayang politik kekuasaan.
Karena adanya legitimasi tersebut, tak heran aksi premanisme dalam beberapa dekade ke belakang tampak begitu tumbuh subur.
Tumbuh suburnya praktik premanisme ini nyatanya juga bisa dirasakan oleh masyarakat di sekitaran Jogja. Seperti halnya di tempat-tempat lain, praktik premanisme di Jogja juga sangat lekat dengan kekerasan.
Tak sedikit di antaranya yang harus bertaruh nyawa demi mempertahankan eksistensi hingga periuknya.
Tentang bagaimana potret kelam dunia premanisme di Jogja, cerita Safuani berikut ini bisa jadi gambarannya.
Pria yang akrab disapa Haji Icap ini telah lama pensiun dari praktik dunia hitam tersebut. Meski begitu kenangannya akan masa muda nan menggelora sebagai preman masih cukup kuat di ingatannya.
Berikut kisahnya
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Penjualan Hewan Kurban di Sleman Lesu, Pedagang Keluhkan Penurunan Omzet
-
Petani Jogja Makin Terjepit! Biaya Angkut dan Karung Mahal Gegara BBM Naik, Kesejahteraan Merosot
-
Diduga Keracunan Makanan Pamitan Haji, 43 Warga Sleman Alami Diare dan Demam
-
Menyambut Derby DIY di Super League Musim Depan, Bupati Sleman: Hilangkan Rivalitas Tidak Sehat
-
Viral Pelari di Jogja Dipukul OTK Saat Ambil Minum, Begini Kronologinya