SuaraJogja.id - Disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Joko Hastaryo, terdapat 121 Pegawai Negeri Sipil yang turut mengikuti rapid test massal secara massal bagi pengunjung Indogrosir Sleman. Langkah ini diambil sebagai langkah cepat guna memutus rantai penularan virus corona (COVID-19) di Sleman.
Joko Hastaryo menyebut, pelaksanaan Rapid Diagnostic Test (RDT) massal bagi PNS tersebut dilaksanakan setelah diketahui tidak sedikit PNS yang turut mendatangi Indogrosir Sleman pada tanggal yang telah ditentukan oleh Dinas Kesehatan setempat.
Sebelumnya, berdasarkan unggahan dari akun Twitter Bupati Sleman Sri Purnomo menyebut, mereka yang dites adalah pengunjung yang bertransaksi di Indogrosir dari tanggal 19 April hingga 4 Mei 2020.
"Iya betul, tapi jumlahnya tidak sampai 250 orang. Yang terdata di BKPP Sleman hanya 121 orang," ujar Joko melansir harianjogja.com, Jumat (15/5/2020).
Meski begitu, Joko menyebut, para PNS tersebut saat ini sudah melakukan isolasi secara mandiri sehingga tidak mengganggu kinerja di instansi masing-masing. Ia menambahkan, sebagian besar PNS tersebut juga sudah melewati masa karantina mandiri yakni selama 14 hari.
"Mereka melakukan karantina mandiri tapi rata-rata sudah berakhir karantina mandirinya karena sudah 14 hari," kata Joko.
Berita Terkait
-
SIKM Jakarta Hanya Diterbitkan Pemprov, Anies: Ada QR Code
-
Warga Tambora Positif Corona Tolak Isolasi di RS Wisma Atlet, Ini Alasannya
-
Dijemput Tim Medis, Pasien Positif Covid-19 di Tasikmalaya Ngamuk
-
Anies Minta Anggaran Rp 700 Miliar untuk Beli Lahan di Tengah Corona
-
Positif Covid-19, Gadis 12 Tahun Kena Serangan Jantung Tapi Selamat!
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jangan Asal Foto! Pemkot Jogja Bongkar Masalah di Balik Plang Malioboro Portable
-
Riset Doktor UNY Tawarkan Model Evaluasi Baru bagi Calon Guru Madrasah Ibtidaiyah
-
Pasar Ngijon Siap 'Digemparkan', Mulai dari Jathilan, Talkshow Menarik hingga Hiburan Gratis!
-
BRIvolution Reignite Perkuat Bisnis Inti dan Mesin Pertumbuhan Baru BRI
-
Pasca Ramai Dugaan Diskriminasi Siswa, Disdikpora DIY Wajibkan Sekolah Sediakan Ruang Belajar Agama