"Ya gak mungkin jaga jarak, gimana caranya. Wong susah kok," imbuhnya.
Suarajogja.id mengamati, sebagain besar nelayan di Pantai Depok sudah menggunakan masker kain, meskipun masih berkerumun. Rumah makan di sekitar Pantai Depok juga sudah menyediakan tempat cuci tangan dengan sabun. Sementara untuk Alat Pelindung Diri (APD) lainnya, seperti sarung tangan dan face shield belum nampak ada yang menggunakan.
Ketua Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pantai Depok, Tarmanto saat ditemui Suarajogja.id menyampaikan adanya penurunan jumlah tangkapan ikan beberapa pekan terakhir.
Sepekan belakangan misalnya, gelombang tinggi berdampak besar pada penurunan jumlah tangkapan ikan yang diperoleh oleh nelayan.
Baca Juga: Pengemudi Ojol yang Kecelakaan Positif Corona, Ini Penjelasan RSUD Soetomo
"Ikan itukan tergantung musim, sekarang itukan musim angin dari Timur, biasanya ikan langka," ujarnya.
Selama pandemi ini, Tarmanto merasakan penurunan harga ikan. Selain itu, hasil tangkapan yang biasa diekspor juga tidak bisa dipasarkan sehingga harga jual ikan menurun hingga mencapai 20 persen.
Ikan bawal yang sebelumnya dijual seharga Rp 250 ribu, saat ini dihargai seharga Rp 200 ribu saja. Sementara, udang yang semula Rp 100 ribu saat ini hanya Rp 80 ribu saja
Sejujurnya, ia mengaku khawatir terpapar virus corona selagi bekerja. Namun, tak hanya dirinya, para nelayan tidak memiliki pilihan lain selain tetap melaut meski ditengah pandemi.
Sejauh ini, Satgas Covid-19 desa setempat tetap rutin menyampaikan himbauan. Sayangnya, penerapan protokol kesehatan bagi para nelayan tidak semudah itu.
Baca Juga: Wagub Jabar Uu: Tak Etis Kepala Sekolah Garut Punya Pistol, untuk Apa?
Berita Terkait
-
Rekomendasi Alat Pelindung Diri untuk Demo Mahasiswa: Lindungi Diri dari Gas Air Mata
-
Sebut Proyek Perusak Alam Tetap Berlanjut, Warga Pulau Pari: Penyegelan Cuma Gimik!
-
Skandal Solar Subsidi Kolaka: Nelayan Menjerit, Negara Rugi Rp105 Miliar!
-
Nelayan Dumai Hadapi Perubahan Iklim dengan Teknologi PLTS dan Bioflok
-
Nelayan Menjerit! Akses Solar Subsidi Sulit, Aturan Baru Bahlil Bikin Tambah Susah?
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Harga Kebutuhan Pokok di Kota Yogyakarta Seusai Lebaran Terpantau Stabil
-
Tiga Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Parangtritis, Satu Masih Hilang
-
Cerita UMKM Asal Bantul Dapat Pesanan dari Amerika di Tengah Naiknya Tarif Impor Amerika
-
Diserbu 110 Ribu Penumpang Selama Libur Lebaran, Tiket 50 Perjalanan KA YIA Ludes
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo