SuaraJogja.id - Dokter sekaligus penyanyi, Tompi, memberikan jawaban telak ketika salah seorang warganet menudingnya tidak mendapatkan jatah berupa jabatan dari Presiden Jokowi alias Joko Widodo.
Hal ini bermula ketika Tompi memprotes tagihan listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang dinilainya menggila. Tidak ada konfirmasi, kata Tompi, tiba-tiba tagihan membengkak.
"TAGIHAN PLN MENGGILA! Ini dari PLN kagak ada konfirmasi-konfirmasi main sikat aja," cuit Tompi seperti dikutip Suarajogja.id dari akun jejaring sosial Twitter, @dr_tompi, Rabu (10/6/2020).
Aduan Tompi tersebut dibalas admin dari akun Twitter resmi milik PLN, @pln_123. PLN memohon maaf dan meminta nomor identitas pelanggan Tompi untuk pengecekan.
"Mohon maaf atas kendala yang dialami saat ini ya Kak, agar admin dapat melakukan pengecekan dapat dibantu Id pelanggannya via DM ya. Trims -Riko," kicau admin PLN.
Tompi pun menyanggupi. Meski tidak diberikan secara detail informasi jumlah tagihannya, Tompi berkicau bahwa yang ditagih PLN adalah kantor kosong yang tidak terpakai karena tutup hampir 3 bulan.
"Besok saya kirim ya. Itu kantor kosong nggak dipake karena hampir 3 bulan tutup," cuit Tompi.
Kendati begitu, ada saja warganet yang mengaitkan cuitan Tompi tersebut ke ranah politik. Terlebih, ketika pemilihan presiden 2019, Tompi mendukung Jokowi yang saat itu calon petahana.
Salah satunya warganet pengguna akun @MudasirRomini. Dia menuding Tompi sakit hati karena tidak mendapatkan jatah jabatan dari Jokowi sehingga omongannya kasar.
Baca Juga: Tagihan Listrik Menggila, Tompi: Tak Ada Konfirmasi, PLN Main Sikat Aja
"Profesi dokter kalau sudah terpapar radikal dan sakit hati karena gak dapat jatah jabatan dari Pak Jokowi, omongannya kasar, omongan sekelas dokter tapi kayak orang yang nggak punya attitude kan kampret !!!!" kicau akun @MudasirRomini.
Tompi pun membalas telak diselingi dengan tawa: "Jabatan? Kwkwkw oi mana pernah ke arah sana!"
Berita Terkait
-
Tagihan Listrik Tiba-tiba Naik Drastis, Stafsus Menteri BUMN Bela PLN
-
Bantah Tarif Naik, PLN Jakarta: Pemakai Listrik Rumah Meningkat 4,7 Persen
-
Tagihan Listrik Menggila, Tompi: Tak Ada Konfirmasi, PLN Main Sikat Aja
-
Tandai Jokowi, Fadli Zon Cemas Indonesia Nomor Buncit Negara Aman Covid-19
-
Tagihan Listrik Naik, Kementerian BUMN: Meteran Ada di Rumah Bukan di PLN
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Luky Alfirman Jadi Wamenkeu, Pengamat: Bisa Jadi Akal-akalan Amankan Jalan Politik 2029
-
Kasus Bolosego Alkid Dinyatakan Bukan Pemerasan, Lalu Mengapa Ada Polisi Diproses Propam?
-
Isu Ijazah Gibran Disinyalir Tutupi Riuhnya Reshuffle Kabinet, Pengamat UngkapPermainan Politik
-
Mutasi 88 Perwira Belum Cukup! JPW Minta Kapolri Baru Sikat Habis Masalah Sampai ke Polsek
-
Pilur Serentak Bantul Digelar Besok, 15 TPS Dipetakan Rawan hingga Sangat Rawan