- Film drama keluarga karya Kuntz Agus mendapat antusiasme tinggi di Jogja dengan penayangan full house.
- Cerita berpusat pada Kesha dan ibunya yang menghadapi Alzheimer, mengangkat tema caregiving dan memori keluarga.
- Penonton merasa relate dan terharu, banyak yang menangis karena kisahnya mengingatkan untuk menghargai kebersamaan dengan orang tercinta.
SuaraJogja.id - Sinevil Jogja berkesempatan menonton film drama keluarga "Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan" di CGV Jwalk, Minggu (10/5/2026).
Penayangan ini mendapat sambutan hangat dengan kondisi full house, memperlihatkan antusiasme tinggi penonton terhadap karya terbaru sutradara Kuntz Agus dengan skenario dari Alim Sudio.
Film ini mengangkat tema caregiving dan memori keluarga, berfokus pada sosok Kesha (Yasmin Napper), seorang mahasiswi film yang harus menghadapi kenyataan pahit ketika ibunya, Yuke (Lulu Tobing), mulai kehilangan ingatan akibat Alzheimer.
Perlahan, Yuke yang sebelumnya menjadi pusat kehangatan keluarga mulai lupa pada keseharian, nama anak-anaknya, hingga kenangan sederhana yang pernah mereka bangun bersama.
Salah satu penonton, Dea, mengaku emosinya terbawa sepanjang film. Ia merasa sangat relate dengan karakter anak pertama.
"Anak pertama punya beban berat tapi harus tetap terlihat tegar dan dewasa. Dia juga harus mengerti kondisi emosional adiknya dan biasanya paling tahu masalah yang sebenarnya terjadi di keluarga," ujarnya.
Dea juga menyoroti sosok ayah dalam film yang digambarkan sabar dan penuh dukungan. Menurutnya, karakter ayah menjadi penguat keluarga karena mampu menghadapi masalah dengan jernih tanpa menyalahkan.
Penonton lain, Ema, menambahkan kesannya. Menurutnya, film ini bisa menjadi inspirasi para penonton untuk lebih menghargai waktu bersama orang tersayang.
"Bagus banget filmnya, jadi diingetin lagi buat lebih menghargai setiap detik waktu dan moment bareng keluarga," katanya.
Baca Juga: Teman-temannya Bawa Pasangan, Cewek Ini Gigit Jari Nonton Drama Romatis
Selain Yasmin Napper dan Lulu Tobing, film ini juga dibintangi Ibnu Jamil, Shofia Shireen, dan Jordan Omar.
Suasana haru terasa hampir di setiap penayangan, dengan banyak penonton yang menangis karena merasa dekat dengan cerita yang diangkat.
Melalui kisahnya, film yang akan tayang pada 13 Mei 2026 mendatang ini mengajak penonton untuk lebih menghargai kebersamaan bersama orang tercinta, karena waktu dan memori keluarga adalah hal yang tak bisa diulang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
DIY Mulai Kering Kerontang, Bantuan Pusat Menunggu Status Darurat
-
Jelang HUT RI ke-81, Peternak DIY Gerah: Harga Telur Anjlok, Pakan Meroket
-
Film Dan Bandung Sapa Penonton Yogyakarta: Angkat Kisah Cinta, Persahabatan, dan Keluarga
-
Cherrypop 2026 Siap Guncang Prambanan, Puluhan Musisi Lintas Generasi Meriahkan Repelita Musik
-
42 Kasus Kebakaran Tercatat hingga Juli 2026 di Kota Jogja, Warga Diminta Tak Bakar Sampah