SuaraJogja.id - Pesawat Garuda Indonesia terlincir di Bandara Banjarmasin setelah hujan deras. Pesawat Garuda Indonesia tergelincir karena pecah ban.
Pesawat Garuda Indonesia tergelincir di Bandara Internasional Syamsudin Noor. Maskapai penerbagan Garuda Indonesia itu bernomor penerbangan GA532 dari Jakarta.
Pesawat mengalami kendala teknis saat melakukan pendaratan di Bandara Internasional Syamsudin Noor, Kamis (11/6/2020) sore.
Peristiwa ini terjadi selang berakhirnya hujan deras di Kota Banjarbaru sejak pukul 15.00 Wita tadi.
Dalam keterangannya, Humas PT Angkasa Pura 1, Bandara Internasional Syamsudin Noor, Aditya Putra Patria mengatakan, pesawat Garuda tersebut mengalami pecah ban. Namun ia belum bisa memastikan apakah dampaknya membuat pesawat tersebut tergelincir.
“Masih kita liat kondisi di lapangan. Saat ini dalam penanganan,” katanya.
Pantauan Kanalkalimantan.com (jaringan Suara.com) di area luar kawasan bandara begitu banyak pengendara di Jl A Yani Banjarbaru yang berhenti menyoroti kejadian ini.
“Itu tergelincir ya?” kata Nita, salah seorang pengedara.
Hingga berita ini diturunkan, pesawat jenis Boeing 737-800 tersebut masih berada di ujung landasan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya
-
Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap
-
Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang
-
Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026
-
JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi