Dijelaskan Bambang, kegiatan siswa di rumah terbagi menjadi dua yaitu mengerjakan tugas dari skolah dan menyimak pembelajaran di TVRI.
Bagi siswa yang tayangan tv di rumahnya tidak bisa jelas diterima, maka siswa biasanya akan ikut menyimak bersama di rumah temannya.
Semua tugas itu nantinya akan Bambang dan guru lainnya tarik atau kumpulkan setiap 2 minggu sekali dalam bentuk buku catatan tugas maupun portofolio karya siswa.
"Sehingga sampai sekarang, kami sudah memiliki cukup bukti untuk memberikan penilaian BDR (Belajar Dari Rumah) yang menjadi salah satu bagian dalam aplikasi penilaian kami, sekaligus salah satu penentu kenaikan kelas," jelasnya.
Baca Juga: Al Ghazali Nikah? Jessica Iskandar dan Nagita Slavina Akur Lagi
Bambang menambahkan, hingga pada hari Jumat pekan lalu, semua siswa sudah bisa mengumpulkan bukti tugas mereka.
"Minggu ini belum masuk libur tapi tugas sudah tidak ada. Pembagian raport akan dilaksanakan serentak Rabu, 24 Juni besok," imbuhnya.
Terkait kesiapan sekolah terkait perihal opsi pemerintah untuk melaksanakan kembali pembelajaran tatap muka di sekolah, pihaknya mengaku sudah melakukan beberapa persiapan.
Selama pandemi ini pihaknya mengatakan sudah menyediakan segala perlengkapan untuk protokol kesehatan, mulai dari tempat cuci tangan dengan sabun, hand sanitazer hingga penyemprotan desinfektan. Semua guru dan warga sekolah lainnya juga sudah mulai membiasakan diri untuk memakai masker dan selalu menjaga jarak.
"Bermodal itu, jika tahun ajaran baru pemerintah membuka kembali sekolah untuk pembelajaran tatap muka, minimal kami sudah punya persiapan," ucapnya.
Baca Juga: Wadah Pegawai KPK Beri Dukungan untuk Komika Bintang Emon
Bila pembelajaran dari rumah berlanjut, pihaknya akan melanjutkan skenario yang sudah dijalankan, sembari menunggu kebijakan khusus dari Dinas berkaitan dengan materi yang wajib disampaikan.
"Semoga pandemi Covid-19 ini segera usai dan disusul dengan zona-zona hijau yang semakin banyak. Nanti lalu akan berpengaruh kepada seluruh aktivitas masyarakat baik di sektor pendidikan, ekonomi, dan lainnya," tandasnya.
Berita Terkait
-
5 Aplikasi Bobol Wifi 100% Berhasil, Bisa Intip Password Semua Jaringan Lewat Ponsel
-
Dianggap Beri Komentar Bijak soal Efisiensi APBN, Putra Nababan Banjir Pujian
-
'Jangan Manusianya dulu!' DPR Minta TVRI dan RRI Tak Efisensi Para Pekerjanya
-
TVRI-RRI Batal PHK Karyawan, KSPSI: Alhamdulillah
-
'Boleh Kerja Tapi Tak Ada Honor': Kala Badai Efisiensi Melanda TVRI dan RRI
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo
-
Jalur Selatan Alami Lonjakan, Polres Kulon Progo Lakukan Buka Tutup Jalur Utama
-
Okupansi Hotel Anjlok 20 Persen di Momen Lebaran, Permintaan Relaksasi PHRI Tak Digubris Pemerintah
-
Gembira Loka Zoo Hadirkan Zona Cakar, Pengalaman Baru untuk Pengunjung Berjalan Bersama Satwa Buas
-
Mudik ke Jogja? BPBD Ingatkan Potensi Bencana Alam: Pantai Selatan Paling Rawan