SuaraJogja.id - Tempat hiburan malam ternyata masih ada yang nekat beroperasi meski dilarang pemerintah di masa pandemi Corona (Covid-19).
Hal itu terungkap saat polisi menggerebek Karaoke Wisata Wiraraja di kawasan Pamekasan, Jawa Timur pada Selasa (16/6/2020) malam. Tak hanya berkerumun, belasan orang ditangkap polisi saat berpesta narkoba.
Dikutip Suara.com dari Suarajatimpost.com, belasan pelaku yang ditangkap terdiri dari 10 wanita pemandu lagu alias ladies companion (LC) dan lima pria yang diketahui adalah pengunjung karaoke.
Penggerebekan dilakukan setelah mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di Cafe & Resto Wiraraja ada segerombolan muda-mudi yang mencurigakan.
Polisi bergegas cepat, 15 tersangka yang kedapatan mengkonsumsi Inex berhasil diamankan.
"15 orang yang kami tangkap," kata Kasat Reskrim Polres Pamekasan AKP Bambang.
Menurutnya, dari 15 orang itu adalah ada 2 warga pendatang asal Sidoarjo, 5 orang Sumenep, 4 orang Sampang dan 4 orang asli Pamekasan.
Dalam penggerebekan tersebut, berhasil mengamankan sebanyak 11 butir pil inex. Barang bukti obat-obatan itu sisa dari yang sudah dikonsumsi para pelaku.
Baca Juga: Layani Tamu saat Corona, LC Karaoke Digerebek Lagi Asyik Goyang
Berita Terkait
-
Viral Cewek Ingin Jadi LC, Langsung Dapat Nasihat Logis dan Menohok Ini
-
LC Perekam Ricky Harun di Tempat Karaoke Chat Herfiza Novianti, Coba Jelaskan Kejadian Sebenarnya
-
Gadis 15 Tahun di Jakbar Disekap Dijadikan LC hingga Hamil, Siapa Saja yang Terlibat?
-
Politikus Partai Hanura Pemilik Tempat Karaoke Plus Prostitusi Ditahan
-
Tiru Negara Maju, Pramono Setuju Soal Larangan Merokok di Tempat Karaoke hingga Cafe Live Music
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Jatah WFH ASN Jogja Hari Rabu, Pemda DIY Tak Mau Jumat: Biar Nggak Bablas Liburan!
-
Berani Lawan Arus, Komunitas Petani Punk Gunungkidul Siap Manfaatkan AI untuk Sokong Program MBG
-
Holding UMi Tancap Gas: 34,5 Juta Debitur Terjangkau, 1,4 Juta Nasabah Naik Kelas
-
Geger Temuan Mayat dalam Mobil BRV di Sleman, Korban Sempat Hilang Kontak Selama Satu Bulan
-
Estimasi Kuliah Kedokteran UGM 2026 Tembus Ratusan Juta, Setara Harga Mobil SUV?