SuaraJogja.id - Sakit punggung selama ini identik dialami oleh para lansia. Padahal kenyataannya, remaja dan dewasa muda pun bisa mengalaminya. Salah satu penyebab sakit punggung paling umum adalah duduk di depan komputer berjam-jam, atau terlalu sering menunduk menatap layar ponsel.
Langkah pengobatan yang paling sering dilakukan ketika sakit punggung adalah mengoles balsam atau krim hangat. Kalau sudah tak tahan, bisa juga mengonsumsi obat pereda nyeri yang dijual bebas.
Tapi, sebenarnya ada cara mudah dan murah untuk meredakan sakit punggung, yaitu konsumsi ubi jalar. Dikutip dari Medical Daily, mengonsumsi ubi yang rasanya manis ini bisa membantu mempercepat proses pemulihan sakit punggung.
Dipaparkan oleh dr. Branko Prpa, seorang dokter bedah ortopedi, ubi jalar atau yang dalam bahasa Inggris sering disebut sebagai sweet potato, sangat ideal bagi pengidap nyeri punggung karena kandungan antiinflamasi atau antiradang yang bisa meredakan nyeri tersebut.
Ubi jalar selama ini memang dikenal sebagai superfood, yaitu makanan yang tinggi nutrisi. Selain mengandung antiinflamasi yang mampu menyembuhkan sakit punggung, ubi jalar juga kaya akan antioksidan yang dapat meningkatkan imunitas tubuh sehingga mampu menangkal penyakit.
Tertarik mengonsumsi ubi jalar mulai sekarang?
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
Terkini
-
Copot Kapolres Sukoharjo Tak Cukup, Penggeledahan Ponpes Disebut JPW Efek Mutasi Awur-awuran
-
Generasi Muda Mulai Apatis terhadap Tuhan, Muhammadiyah Jawab Fenomena Agnostisisme dengan ChatHPT
-
RANS Carnival Kena Cancel Culture, Pakar Komunikasi Sebut Ini Bukan Sekadar Retorika
-
Dominasi Lapangan, SMK Nusantara dan MAN 1 Kabupaten Sukabumi Jadi Juara AXIS Nation Cup 2026
-
Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat