SuaraJogja.id - Makin bertambahnya pasien selama pandemi virus corona diirngi dengan ditemukannya lebih banyak gejala Covid-19. Selama ini diketahui gejala umum penyakit yang disebabkan virus corona SARS-CoV-2 ini antara lain batuk persisten hingga demam tinggi.
Di sisi lain, tak sedikit pasien yang sama sekali tidak mengalami gejala maupun pertanda terjangkit virus corona. Sementara itu, dilansir Express, ada sejumlah gejala lain virus corona di samping batuk dan demam, yaitu hilangnya indera penciuman, sakit perut, hingga telinga berdenging.
Bukan itu saja, rupanya Covid-19 juga bisa memengaruhi pendengaran. Pernyataan tersebut disampaikan Paul Garner, profesor penyakit menular di Liverpool School of Tropical Medicine. Garner mencatat pengalamannya bertarung dengan Covid-19 di jurnal BMJ.
Melalui jurnal tersebut, Garner mengaku mengalami sejumlah gejala virus corona Covid-19, termasuk yang ia rasakan di telinganya.
Namun, kasus Garner ini bukan yang pertama dilaporkan terkait gejala Covid-19 yang berdampak pada telinga. Connor Reed, seorang penduduk kota Wuhan di China, diyakini sebagai salah satu orang Inggris pertama yang terinfeksi virus corona Covid-19.
Connor juga mengaku mengalami tekanan di dalam telinganya hingga terasa tidak nyaman serta mengganggu pendengarannya. Lantas, Connor berusaha meringankan gejalanya dengan memasukkan cotton bud ke dalam telinga.
Kendati begitu, Garner mengungkapkan, bagi Anda yang mengalami kondisi serupa, tindakan Connor itu sebaiknya tidak dicontoh karena justru bisa membahayakan telinga.
Garner menjelaskan, tekanan di telinga akibat virus corona adalah hal yang wajar. Sebab, virus corona Covid-19 memiliki gejala mirip dengan flu biasa. Maka dari itu, terjadi tekanan di telinga, yang kemungkinan besar disebabkan oleh tabung yang tersumbat akibat virus.
Saat tabung Eustachius, yang menghubungkan telinga bagian dalam dan tengah, tersumbat, Anda dapat merasakan sensasi penuh dan tekanan di telinga. Anda juga akan merasakan pendengaran yang teredam dan membuat sakit telinga.
Baca Juga: Awas Sensasi Tekanan di Telinga, Bisa Jadi Gejala Virus Corona Covid-19
Gejala serupa juga bisa disebabkan oleh masalah di telinga tengah atau saluran telinga yang memengaruhi gendang telinga. Jika Anda mengalami kondisi tersebut, United Kingdom National Health Service (NHS) menyarankan Anda untuk melakukan isolasi mandiri selama tujuh hari atau lebih sampai gejalanya hilang, apalagi bila gangguan di telinga ini disertai dengan gejala umum lain dari infeksi virus corona Covid-19.
Berita Terkait
-
Sama-Sama Demam, Begini Cara Bedakan Gejala Covid-19 dan DBD
-
Gejala Covid-19 pada Kulit dan 4 Berita Kesehatan Lainnya
-
Bahaya Simpan Timun di Kulkas dan 4 Berita Kesehatan Populer Lainnya
-
Gejala Infeksi Covid-19, Ini 3 Tanda Peringatan Awal pada Kulit
-
Waspada Kulit Melepuh dan Gatal, Bisa Jadi Gejala Virus Corona Covid-19
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
Intel Nekat Masuk UMY Usai Demo, Ratusan Mahasiswa Kepung dan Amankan Anggota Polda DIY
-
Muhammadiyah Desak Pembenahan Total Program MBG di Tengah Gelombang Kritik
-
Diskusi di UGM Dibubarkan Paksa, Mahasiswa Lintas Kampus DIY: Ini Ancaman Serius Demokrasi!
-
Serahkan Persoalan Tiyo ke Ranah Pribadi, Mahasiswa UGM Tegaskan Aksi Protes akan Terus Berlanjut
-
Usai Ricuh Forum GIK, Mahasiswa UGM Sebut Demokrasi Indonesia Telah Mati