Dirinya kala itu tak menyadari efek buruk yang diakibatkan dari kebiasaan tersebut. Puncaknya, T mengalami muntah darah atau Blood Vomit yang cukup parah.
"Gua sempat juga mengalami muntah darah atau istilah keren nya Blood Vomit (WARNING bukan seperti yang dipakai buat meme, tapi beneran blood vomit) karena darah dari kerongkongan turun ke lambung gue dan lambung tidak bisa mencerna sama sekali karena darah turun terus," tulisnya.
Ketika muntah darah, kata T, rasa panas seperti terbakar pun tiba-tiba menyerang lambung dan tenggorokannya. Ia lantas segera memeriksakan diri ke rumah sakit.
"Dan di perjalanan ke rumah sakit, gua kembali Blood Vomit sampai gak sadarkan diri. Yang gue ingat, si bapak driver mobilnya sampai tancap gas takut gue kenapa-kenapa," tuturnya.
Baca Juga: Benarkah Makan Mi Instan Bisa Membuat Usus Lengket?
Begitu T sampai di rumah sakit dan masuk ke ruangan Gastroskopi, dokter mengetahui penyakit yang dialaminya. Ia sendiri baru tersadar setelah menceritakan kebiasaan-kebiasaannya selama ngekos.
"Foto Gastroskopi di bawah adalah bentuk segala kebodohan dan kesalahan yang gue alami semua kejelekan dan hal buruk yang gue lakukan dulu," ungkapnya. "Dokter yang menangani gw marah besar begitu tahu gw sering makan mie instant secara over, telat makan, habis makan tiduran dan sebagainya."
Akibat kebiasaan yang terlamapu buruk itu, dokter melarang T makan mi instan dan minum minuman bersoda seumur hidup. Pria itu juga tidak boleh makan makanan pedas serta minum kopi instan selama satu tahun.
Tak hanya itu, T juga diminta dokter untuk tidak makan keripik atau chiki minimal setengah tahun, dilarang tiduran sehabis makan, juga menyantap makanan atau minuman panas.
"Apa resikonya kalau gua langgar? Dari dokter yang menangani, beliau bilang kalau gue sudah bosan sama hidup gue, boleh diteruskan kebiasaan jelek itu untuk mendapatkan yang namanya kanker kerongkongan atau lambung," terang T.
Baca Juga: Populer: Tips Masak Jamur Enoki dan Hobi Makan Mi Instan Pakai Es Batu
T mengungkapkan, berdasarkan penjelasan dokternya, anak muda rentan mengalami penyakit semacam itu. Efek kebiasaan buruk makan mi instan berlebihan dan sebagainya yang mereka lakukan saat kos akan muncul 5 sampai 10 tahun mendatang. Stres pun, kata T, juga bisa memicu kondisi yang ia alami.
Berita Terkait
-
Resep Tumis Sayur Cemplang-cemplung ala Ashanty, Cocok untuk Menu Sahur Anak Kos
-
3 Resep Menu Buka Puasa Lezat ala Shireen Sungkar, Masaknya Cuma Butuh 30 Menit
-
5 Bahaya Makan Mi Instan Setiap Hari, Berisiko Obesitas hingga Gangguan Ginjal!
-
5 Tips Sehat Makan Mi Instan, BCL dan Suami Sampai Berdebat Pakai Nasi atau Telur Keju Kornet
-
Bikin BCL dan Tiko Debat, Benarkah Makan Mie Instan Pakai Nasi Gak Sehat? Begini Penjelasan Dokter
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Tanggapi Langkah Tarif Trump, Wali Kota Jogja: Kuatkan Produk Lokal!
-
Masa WFA ASN Diperpanjang, Pemkot Jogja Pastikan Tak Ganggu Pelayanan Masyarakat
-
Kurangi Kendaraan Pribadi Saat Arus Balik, Menhub Lepas 22 Bus Pemudik di Giwangan
-
Puncak Arus Balik H+3 dan H+4, 350 Ribu Kendaraan Tinggalkan DIY
-
Gunung Merapi Masih Luncuran Ratusan Lava, Simak Aktivitas Terkini Sepekan Terakhir