SuaraJogja.id - Sebuah video yang memperlihatkan penemuan ular besar di laci meja sekolah membuat heboh media sosial. Laci meja siswa itu menjadi sarang ular diduga karena sudah berbulan-bulan sekolah di Malaysia libur, atau dilaksanakan secara online, akibat pandemi corona.
Video penangkapan ular berwarna hitam dengan panjang hampir 2 meter itu diunggah ke Facebook oleh akun Jabatan Bomba dan Penyelamat Malaysia (Pemadam Kebakaran Malaysia). Belum diketahui secara pasti lokasi penemuan ular di dalam laci meja sekolah tersebut.
Dalam video berdurasi 2 menit itu, tampak beberapa petugas pemadam berusaha membawa keluar ular dari dalam laci meja. Setelah berhasil ditangkap, ular tersebut dibawa keluar kelas untuk diamankan.
Dialihbahasakan dari Siakap Keli, Minggu (28/6/2020), kemunculan video penangkapan ular di dalam laci meja sekolah itu sontak membuat publik khawatir. Pasalnya, sekolah di Malaysia sudah mulai kembali masuk per 24 Juni.
Sebelumnya, semenjak Covid-19 merebak, sekolah-sekolah di Malaysia telah diliburkan selama berbulan-bulan. Orang tua siswa pun khawatir, selama sekolah libur ada banyak hewan-hewan berbahaya yang masuk ke dalam kelas dan membahayakan nyawa anak mereka.
Banyak warganet yang juga saling mengingatkan orang tua siswa lainnya serta pihak sekolah untuk memeriksa laci meja sebelum sekolah dibuka. Pemeriksaan secara menyeluruh, menurut mereka, harus dilakukan untuk memastikan keamanan para siswa yang akan kembali bersekolah.
"Pastikan juga untuk memeriksa seluruh kursi," tulis warganet Niveesh Rich.
"Pastikan seluruhnya baik-baik saja jika sekolah kembali dibuka," komentar warganet Mera Naam.
Baca Juga: Lama Tak Dipakai Selama Corona, Laci Meja Sekolah Ini Jadi Sarang Ular
Berita Terkait
-
Lama Tak Dipakai Selama Corona, Laci Meja Sekolah Ini Jadi Sarang Ular
-
Seorang Guru Malaysia Catatkan Rekor Mengajar 88 Jam Tanpa Henti
-
Ekonomi Sulit, Malaysia Tak Lagi Sanggup Terima Pengungsi Rohingya
-
Fenomena Masker 'Tersenyum' di Indonesia Jadi Sorotan Media Asing
-
Malaysia Sukses! 100 Hari Lockdown, Hanya Tersisa 208 Kasus Corona
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Pameran ARCHIVEPELAGO: 45 Tahun Garin Nugroho Menyemai Indonesia
-
Segera Diadili Pengadilan, 13 Tersangka Kasus Little Aresha Dipindah ke Lapas Perempuan Gunungkidul
-
Chapter Jogja 2026 Perkuat Sirkulasi Ekosistem Seni Rupa Kontemporer Yogyakarta
-
Hakim Sebut Tak Terbukti Berperan Aktif, Raudi Akmal Kini Jadi Tersangka Dana Hibah pariwisata
-
Data Pusat Tak Akurat, DPRD Jogja Desak Aturan Lokal agar Bantuan Pendidikan Tepat Sasaran