SuaraJogja.id - Kecelakaan antara sepeda motor bernomor polisi AB 2515 KS dan mobil pengangkut uang bernomor polisi B 1977 SKU yang terjadi di atas jalan layang atau Flyover Lempuyangan, Kecamatan Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Rabu (1/7/2020), mengejutkan warga di tengah padatnya aktivitas. Warga digegerkan dengan suara benturan keras yang diduga terjadi di sekitar rel kereta api.
Salah seorang warga Lempuyangan, Adiatma Suwantono (18), menyebutkan, sebelum terjadi kecelakaan terdengar suara benturan keras yang mengagetkan warga.
"Saya masih berada di bawah jembatan dan beraktivitas seperti biasa. Namun sekitar pukul 10.00 WIB, terdengar suara keras dari atas jembatan. Akhirnya saya bersama rekan lain mencari sumber suara dan sudah terjadi kecelakaan," kata Adiatma, ditemui SuaraJogja.id.
Adiatma mengira, awalnya sumber suara muncul dari sekitar rel kereta api. Karena tak terjadi apa pun di lokasi dugaannya, ia pun berlari ke atas flyover.
"Saya kira awalnya [suara keras] berada di sekitar rel, ternyata terjadi di atas jembatan. Saat kecelakaan terjadi kondisi jalanan ramai dan sempat macet. Akhirnya polisi yang mengawal salah satu mobil pengangkut uang itu mengurai macet yang terjadi," terang dia.
Adiatma mengatakan, kedua korban awalnya masih terlihat sadar. Namun saat banyak polisi datang, satu dari dua korban sudah tak sadarkan diri.
"Awalnya dua korban masih terlihat sadar, tapi setelah banyak polisi datang beserta petugas ambulans, satu korban sudah tak bergerak," jelas Adiatma.
Kasatlantas Polresta Yogyakarta AKP Imam Bukhori membeberkan, peristiwa terjadi sekitar pukul 10.00 WIB.
"Kecelakaan terjadi diatas Jembatan Layang Lempuyangan, diketahui satu korban meninggal dalam insiden tersebut," jelas Imam, ditemui di tempat kejadian perkara (TKP).
Baca Juga: Kecelakaan di Flyover Lempuyangan, Satu Korban Tewas di Tempat
Imam mengungkapkan, pihaknya masih melakukan olah TKP. Namun begitu, kecelakaan diduga lantaran pengendara sepeda motor tak bisa menyalip kendaraan yang ada di depannya.
"Motor berjalan dari arah selatan ke utara. Sampai di tengah jalan diduga motor akan menyalip. Namun dari arah berlawanan melaju mobil Isuzu Panther, karena tak bisa mengelak, kecelakaan terjadi," kata Imam.
Sepeda motor bernomor polisi AB 2515 KS mengalami kerusakan parah di bagian depan. Roda depan penyok hingga tak berbentuk. Sementara mobil bernomor polisi B 1977 SKU mengalami kerusakan di bagian bemper kanan hingga lampu kanan pecah.
"Mobil diketahui sedang membawa uang dari sebuah bank. Mobil tersebut juga dikawal oleh anggota kepolisian," jelas dia.
Imam menuturkan, kedua korban yakni pengendara motor, merupakan suami istri. Pihaknya belum bisa membeberkan identitas korban karena masih dalam proses olah TKP.
Pantauan SuaraJogja.id, akses flyover sempat dialihkan ke bawah jembatan dari pukul 10.20-11.30 WIB. Polisi kembali membuka akses jalan sekitar pukul 12.00 WIB.
Berita Terkait
-
Kecelakaan di Flyover Lempuyangan, Satu Korban Tewas di Tempat
-
Genap Setahun, Pelaku Tabrak Lari Flyover Manahan Solo Belum Ditangkap
-
Nyalip di Jalur Tengkorak, Arafah Tewas Terlindas Tronton
-
Kronologi Pemotor di Sukabumi Masuk Kolong Truk dan Tewas
-
Terpental Tabrak Mobil Boks, Pemotor Tewas Terlindas Bus Pariwisata
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
20 Tahun Gempa Jogja Mulai Terlupakan, Ancaman Megathrust Masih di Depan Mata
-
Berkas Kasus Daycare Little Aresha Rampung Pekan Depan, Rekonstruksi Tertutup Menyusul
-
Efisiensi Anggaran Paksa Seniman Bertahan Mandiri, Pemda DIY Prioritaskan Agenda Pusat
-
Blackout Sumatera, Dampak Rapuhnya Sistem Cadangan Listrik, Pakar Sebut Redundansi Semu
-
Sapi Jumbo 1,1 Ton Bertulis TIW Dikirim Ke Masjid Komplek Amien Rais di Sleman