SuaraJogja.id - Nyoto (68), pria paruh baya kini harus menghabiskan masa tuanya di dalam penjara akibat ulah cabulnya. Dia ditangkap polisi lantaran telah mencabuli seorang balita berusia empat tahun yang merupakan tetangganya sendiri.
Aksi bejat tersebut dilakukan Nyoto di rumahnya saat siang bolong.
Nyoto pun mengungkap motifnya di balik aksi pencabulannya itu saat dihadirkan dalam rilis kasus yang digelar di Mapolres Blitar, Rabu (8/7/2020).
Di depan awak media, tersangka mengakui tak bisa menahan berahi jika melihat anak-anak yang berkulit mulus.
"Saya merangsang setiap melihat anak (kulitnya) putih. Baru sekali ini aja pak," katanya.
Kasus ini terungkap setelah korban mengeluhkan sakit di bagian kemaluannya kepada ayahnya. Mengetahui anaknya dicabuli, ayah korban lalu menelepon anak pelaku sembari menceritakan kronologisnya.
Lantaran terlanjur emosi, orang tua korban lalu melaporkan kejadian itu polisi. Tak lama setelahnya, Nyoto ditangkap polisi.
Dari pengungkapan kasus ini, polisi telah menyita sejumlah barang bukti berupa kaos tersangka dan celana dalam korban serta bungkus minuman sachet.
Dalam kasus ini, tersangka dijerat dengan Pasal 82 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. (Farian).
Baca Juga: Dicabuli Pendeta hingga Depresi, Gadis ABG Bunuh Diri Tenggak Racun
Berita Terkait
-
Dicari Warga Sekampung Gegara Cabuli Anak Tetangga, Kakek di Cakung Ngumpet di Kandang Ayam
-
Jebolan MasterChef Indonesia, Setiyono Diduga Melakukan Pelecehan Seksual ke Bocah Sesama Jenis
-
Komisi Hukum DPR Endus Ada Ketidakberesan Vonis Bebas Oknum Polisi di Kasus Pencabulan Anak Papua
-
Bejat! Pak RT di Kemayoran Jakpus jadi Predator Seks, 2 Anak Tetangga Dicabuli
-
Modus Ajak Main Game Online, Satpam di Kebon Jeruk Sudah Cabuli 3 Anak Tetangga
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru
-
Heboh LHKP Muhammadiyah Cap Program MBG Haram, Haedar Nashir Buka Suara
-
Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat
-
Dana Desa Dipangkas untuk Kopdes Merah Putih, Banyak Lurah Takut Masuk Penjara, DIY Andalkan Danais
-
Konsumsi Daging di Jawa Menggila, Ternak Terbatas, Selandia Baru Siap Ekspor Sperma Sapi ke Jogja