SuaraJogja.id - Peristiwa bunuh diri kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul. Seorang pemuda berinial AG (20) ditemukan meninggal dalam kondisi tergantung di sebatang pohon mangga di rumahnya di Ngalang, Gedangsari, Rabu (8/7/2020). Gantung diri yang dilakukan korban menambah daftar panjang kasus bunuh diri di Gunungkidul sejak awal tahun hingga Juli ini, yang sudah mencapai 18 kasus.
Menurut keterangan Kapolsek Gedangsari AKP Solechan, AG kali pertama ditemukan sudah tak bernyawa oleh ayahnya.
“Ayahnya sempat mencari AG, tapi saat ketemu, ternyata AG sudah terbujur kaku di seutas tali plastik yang menggantung di pohon mangga,” kata Solechan. “Setelah kami periksa dan tidak ada hal yang mencurigakan, jasad kemudian diserahkan ke keluarga,” ungkapnya.
Mantan Kanit Laka Satlantas Polres Gunungkidul ini belum bisa memastikan motif bunuh diri AG.
Dilansir HarianJogja.com -- jaringan SuaraJogja.id, Kasubag Humas Polres Gunungkidul Iptu Enny Nurwidiastuti mengatakan, pada tahun ini, hingga Juli sudah ada 18 kasus bunuh diri. Kasus ini didominasi dengan gantung diri sebanyak 16 orang, sedangkan dua lainnya dengan cara minum racun.
“Kasus terakhir adalah bunuh diri oleh seorang pemuda di Ngalang,” katanya.
Menurut Enny, angka bunuh diri di Gunungkidul termasuk tinggi, di mana pada tahun lalu ada 33 kasus. Tingginya kasus ini sebenarnya sudah diantisipasi oleh pemkab, bekerja sama dengan berbagai pihak. Kepolisian pun mengoptimalkan peran bhabinkamtibmas di setiap desa.
“Pencegahan bukan hanya tugas dari pemerintah, tapi partisipasi masyarakat juga penting. Pengawasan dari keluarga tetangga itu penting karena mengetahui kondisi di masing-masing lingkungan,” jelas dia.
Sementara itu, Ketua LSM Imaji Joko Yanu Widiasta mengatakan terus berpartisipasi dalam upaya penanggulangan bunuh diri. Ia pun mendorong semua pihak untuk bergerak sesuai dengan tugasnya. Sebagai contoh, pemkab, menurut Joko, bisa mengambil peran untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat guna menghilangkan stigma buruk yang berkembang di masyarakat.
Baca Juga: Studi: Probiotik Bisa Membantu Orang dengan Depresi dan Kecemasan
Tak hanya itu, upaya pencegahan bisa dilakukan dengan slogan LIHAT (peduli situasi lingkungan terdekat), DENGAR (peduli mendengarkan dan berempati terhadap masalah yang dihadapi), dan SAMBUNGKAN (menyambungkan kepada unit layanan kesehatan terdekat, layanan sosial/keagamaan terdekat, dan layanan bantuan kemanusiaan lainnya yang ada).
“Semua harus berperan agar pencegahan benar-benar bisa dilaksanakan,” pungkas Joko.
Catatan redaksi: Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di puskesmas atau rumah sakit terdekat.
Berita Terkait
-
Nyangkut di Kanopi, Wanita Bunuh Diri di Hotel All Seasons Terekam CCTV
-
Tak Bisa Belikan HP untuk Putrinya Kelas Online, Ayah Bunuh Diri di Kamar
-
Dibalik Nama Unik Dita Leni Ravia
-
Tamu Wanita yang Bunuh Diri di Hotel All Seasons Sempat Sarapan di Restoran
-
Wanita Diduga Bunuh Diri di Hotel All Seasons, Polisi Periksa Rekaman CCTV
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Kronologi Pemuda Nekat Tusuk Juru Parkir di Sleman, Tak Terima Ditegur?
-
6 Fakta Insiden Penganiayaan di Jalan Godean Sleman yang Viral di Media Sosial
-
10 Persen Jalan di DIY Rusak Parah Jelang Lebaran, Polisi Ungkap Titik Paling Berbahaya!
-
Jadwal Imsakiyah di Jogja pada 27 Februari 2026, Lengkap dengan Waktu Salat
-
BRI Raup Laba Rp57,132 Triliun, Perkuat Peran Dukung Program Prioritas Pemerintah