SuaraJogja.id - Emosi para pengguna media sosial memuncak menyaksikan empat pemuda di video TikTok memparodikan pedofilia, atau kelainan seksual di mana orang dewasa tertarik menjadikan anak-anak sebagai objek seksual mereka. Selain empat pemuda itu, ada seorang anak kecil juga di video.
Mulanya keempat pemuda tersebut bergantian keluar dari sebuah lorong. Sambil berjalan dan senyam-senyum, mereka memegangi bagian pinggang celananya.
Setelah itu, dari ruangan yang sama, keluar seorang bocah yang masih sangat kecil. Keempat pemuda di video pun tertawa terbahak-bahak setelah menengok ke arah gadis kecil itu.
Lihat videonya DI SINI.
Tingkah keempat pemuda tersebut kemudian direspons seorang perempuan melalui sebuah video pula. Ia marah dengan kelakuan empat pemuda tersebut dan meminta warganet melaporkan videonya.
"Guys, aku butuh kalian untuk melaporkan akun ini, khususnya video ini karena mereka menjadikan pedofilia sebagai lelucon. Pedofilia adalah gangguan mental, dan enggak ada yang lucu dari gangguan mental, dan lihat si bocah. Dia enggak tahu apa-apa. Lihat saja. Bodoh," ucapnya dengan bahasa Inggris.
Video dari akun TikTok @grizzwoof itu pun mencuri perhatian model Nora Alexandra. Melalui akun @VLAMINORA, istri Jerinx ini kemudian membagikannya di Twitter, Kamis (9/7/2020). Sama seperti perempuan yang memberikan reaksinya pada keempat pemuda tadi, Nora juga berang.
"Menurut kalian bagaimana? Apa ini lucu? Bagi saya “TIDAK“," kicaunya.
Hampir 10 ribu akun me-retweet kicauan Nora dan sekitar 23 ribu menyukainya. Banyak dari mereka yang juga meluapkan amarah untuk keempat pemuda itu.
Baca Juga: Bule Australia Pelaku Pedofilia Ditangkap Polres Banyuwangi
"Ini orang-orang yang buat video itu tujuannya apaan coba. Seninya enggak ada, mendidik juga enggak, buat asyik-asyikan tapi garing, iseng aja apa emang gara-gara pengangguran, emang tolol aja tapi diumbar. Kadang, orang gila bisa lebih waras dari orang-orang waras itu sendiri," tulis @Reinaldyprvst.
"Tiap lihat konten-konten berita-berita tentang anak perempuan yang jadi korban pelecehan, mau itu beneran, bercandaan, hatiku maktratap, inget anak sendiri. Ya Allah lindungi anak-anak kami... Tolong yang jadi orang tua, kita setop kegilaan ini semua, jangan biarin anak-anak kita besar di masa yang lebih gila dari sekarang," komentar @nanabinhariyati.
"Jijik banget, demi apa aku pusing abis lihat konten itu, enggak tahu kenapa, yang jelas sumpah bukannya aku berlebihan tapi seriusan aku jijik banget," tambah @ayuariyus.
Berita Terkait
-
TikTok for Business Resmi Diluncurkan, Bantu UKM di Tengah Pandemi
-
Cewek Bikin Video Sendirian di Pinggir Jalan, Warganet: Urat Malunya Putus
-
Viral Cewek Bikin Es Krim di Kamar, Publik Salah Fokus iPad Jadi Talenan
-
Derita Istri Pelaut, 'Kapal Hilang, Hati Saya Ikut Hancur'
-
Mangkoknya Ikut Kecebur, Orang Masak Omelet Ini Endingnya Ngenes Banget!
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya
-
Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap
-
Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang
-
Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026
-
JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi