- Dishub Sleman memetakan titik rawan mudik meliputi kemacetan di jalur utama seperti Jalan Magelang dan potensi kecelakaan di sepuluh ruas jalan kabupaten.
- Dishub mengidentifikasi potensi bencana alam seperti longsor di jalur Breksi serta genangan di Underpass Kentungan saat musim hujan.
- Pemerintah menyiapkan tujuh jalur alternatif yang telah diperbaiki penerangan jalannya untuk mendukung manajemen lalu lintas situasional.
SuaraJogja.id - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sleman memetakan sejumlah titik rawan kemacetan, kecelakaan, hingga bencana alam menjelang arus mudik tahun ini.
Jalur-jalur utama seperti Jalan Magelang, Jalan Wates, dan Jalan Solo diprediksi akan mengalami lonjakan volume kendaraan yang signifikan, terutama dengan adanya pintu tol baru.
"Kalau rawan berkait dengan kemacetan tentu jalur-jalur utama ini sangat rawan macet. Jalur Jalan Magelang, jalur Jalan Wates, jalur Jalan Solo, terutama karena ini ada pintu tol Prambanan, itu potensi macetnya sangat tinggi," kata Kepala Dishub Sleman, Heri Kuntadi, kepada wartawan, Kamis (12/3/2026).
Selain jalur nasional, titik rawan kemacetan mencakup jalur provinsi seperti Jalan Godean serta sejumlah ruas menuju destinasi wisata populer.
Pemudik atau wisatawan perlu mewaspadai kepadatan di jalur menuju Taman Tebing Breksi, kawasan Ibarbo, hingga daerah wisata Kaliurang.
Terkait aspek keselamatan, kerawanan kecelakaan terpantau tinggi di jalan nasional, provinsi, hingga jalan kabupaten. Berdasarkan data Polresta Sleman, terdapat 10 ruas jalan kabupaten yang masuk kategori rawan kecelakaan.
Mulai dari JI. Selokan Mataram (Wilayah Cupuwatu, Kalasan), JI. Kalasan-Potrojayan (JI. Opak Raya), JI. Karangnongko-Babadan (JI. Kalimati), JI. Sorogenen - Sidorejo (JI. Candi Sambisari), JI. Turi Tempel (Simpang 4 Ngablak), JI. Sumber - Pelem (JI. Raya Berbah/JI. Sanggrahan), JI. Glondong - Tegalrejo (JI. LPMP), JI. Dayu - Krapyak (JI. Kaliurang Timur), JI. Potrojayan - Kenaran dan JI. Kenaran - Losari (JI. Raya Pereng).
"Untuk rawan kecelakaan sebenarnya kami upayakan menambahkan rambu-rambu untuk memberikan arah kepada pengguna jalan agar bisa nanti mengurangi angka kecelakaan," ucapnya.
Heri mengingatkan adanya potensi kerawanan bencana hidrometeorologi di beberapa titik.
Baca Juga: Polsek Gamping Bongkar Praktik Produksi Bubuk Petasan, 5 Kg Bahan Siap Edar Disita
Jalur Breksi diwaspadai terhadap potensi longsor, sementara wilayah seperti Underpass Kentungan dan Ringroad UPN memiliki potensi genangan air atau banjir saat intensitas hujan tinggi.
"Kemungkinan genangan air dan banjir yang sementara terpantau, underpass Kentungan itu rawan untuk tergenang," ungkapnya.
Pemerintah Kabupaten Sleman telah menyiapkan skema pengalihan arus secara situasional dengan memanfaatkan tujuh jalur alternatif yang telah disurvei.
Mulai dari jalur alternatif Magelang Jogja, melalui ruas jalan Simpang Ps. Tempel-Batas Koto, kemudian Solo Jogja, melalui Jalan Berbah Kalasan-Simpang Blok O.
Lalu ada alternatif Wates Magelang, melalui Simpang Tiga Klangon-Simpang empat Tempel, alternatif menuju Breksi dapat melalui Simpang Pasar Prambanan-Breksi.
Selanjutnya alternatif Wates-Jogia, melalui Simpang Klangon-Simpang Empat Pelemgurih. Lalu ada alternatif Magelang Prambanan, melalui Simpang Pasar Tempel-Simpang Ramayana Bogem.
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
Terkini
-
Waspada Longsor hingga Banjir di Sleman: Ini Lokasi Rawan Bencana yang Harus Dihindari Pemudik
-
Hasil Operasi Pekat Progo: Polda DIY Ringkus 65 Tersangka, Sita Ribuan Miras hingga Amankan Mucikari
-
Kantor Bank BPD DIY Wirobrajan Terbakar, Enam Motor Inventaris Ludes Dilalap Api
-
Detik-detik Mencekam Kebakaran Kantor Kas BPD DIY di Jogja: Ledakan Trafo Diduga Jadi Pemicu
-
Jelang Tuntutan Kasus Hibah Sleman, Pertanyaan Majelis Hakim Soroti Risiko Kriminalisasi Kebijakan