Ilustrasi jalan longsor. [Dok Suara.com/AI]
Baca 10 detik
- Dishub Sleman memetakan titik rawan mudik meliputi kemacetan di jalur utama seperti Jalan Magelang dan potensi kecelakaan di sepuluh ruas jalan kabupaten.
- Dishub mengidentifikasi potensi bencana alam seperti longsor di jalur Breksi serta genangan di Underpass Kentungan saat musim hujan.
- Pemerintah menyiapkan tujuh jalur alternatif yang telah diperbaiki penerangan jalannya untuk mendukung manajemen lalu lintas situasional.
Kemudian alternatif bus Magelang- Prambanan, melalui Simpang Pasar Tempel-Simpang Proliman Bogem.
Heri memastikan bahwa jalur-jalur alternatif tersebut menjadi prioritas perbaikan jalan berlubang serta pengecekan Alat Penerangan Jalan (APJ).
"Jalur-jalur alternatif itu kami pilih yang sudah lengkap ada APJ-nya, sehingga jalannya menjadi terang dan kami tadi sampaikan, teman-teman dari tim PJU kami tidak libur," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh
-
Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru
-
Heboh LHKP Muhammadiyah Cap Program MBG Haram, Haedar Nashir Buka Suara
-
Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat
-
Dana Desa Dipangkas untuk Kopdes Merah Putih, Banyak Lurah Takut Masuk Penjara, DIY Andalkan Danais