SuaraJogja.id - Seorang bayi delapan bulan di DIY yang dinyatakan berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 meninggal dunia. Ia termasuk salah satu dari tiga PDP lainnya yang meninggal dunia tanpa penyakit penyerta di DIY.
Selain meninggalnya tiga PDP, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY mengumumkan pula penambahan satu kasus positif Covid-19 pada Minggu (12/7/2020). Di samping itu, dua kasus dinyatakan negatif.
Juru Bicara Pemerintah Daerah (Pemda) DIY untuk Penanganan Covid-19 Berty Murtiningsih menjelaskan, satu kasus positif tambahan yakni Kasus 374, perempuan 23 tahun yang merupakan warga Gunungkidul.
“Hasil tracing kontak dari Kasus 324, tidak ada hubungan keluarga,” ujarnya, dikutip dari HarianJogja.com -- jaringan SuaraJogja.id.
Laporan tersebut berdasarkan pada berdasarkan pemeriksaan terhadap 724 spesimen dari 530 orang. Adapun kasus sembuh meliputi Kasus 316, perempuan 62 tahun asal Ngemplak, Sleman dan Kasus 319, laki-laki 27 tahun asal Ngaglik, Sleman.
Sementara itu, tiga PDP yang dilaporkan meninggal yaitu perempuan 50 tahun warga Sleman, bayi perempuan berusia delapan bulan warga Kebumen domisili Sleman, dan laki-laki 82 tahun warga Gunungkidul. Swab ketiganya sudah diambil, dan tidak terdapat catatan penyakit komorbid.
Dengan penambahan ini, maka di DIY kini total ada 371 kasus positif, dengan 293 kasus telah sembuh. Sebelumnya pada Sabtu (11/7/2020), diumumkan ada tujuh tambahan kasus, yang kemudian menandakan menurunnya penambahan kasus Covid-19 di DIY.
Berita Terkait
-
Mayat Bayi Berusia 2 Hari Dibuang Ortu, Membusuk di Jalan Tanggul Timur
-
Telantarkan Bayi di Rumah Bersalin, Identitas Pelaku Sudah di Tangan Polisi
-
Asyik, Vaksin Covid-19 Diyakini Tersedia 6 Bulan Lagi!
-
Waspada Keputihan saat Hamil, Berisiko Lahirkan Bayi Prematur
-
Tak Patuhi Protokol Kesehatan, Penularan COVID-19 di Pasar Jogja Tinggi
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh
-
Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru
-
Heboh LHKP Muhammadiyah Cap Program MBG Haram, Haedar Nashir Buka Suara
-
Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat
-
Dana Desa Dipangkas untuk Kopdes Merah Putih, Banyak Lurah Takut Masuk Penjara, DIY Andalkan Danais