Warganet mengunggah video seorang pria yang harus menunjukkan paspor untuk masuk ke Pantai Indah Kapuk
Catatan Redaksi:
Surat berisikan Hak Jawab dari PT Kapuknaga Indah diterima Redaksi pada Jumat (17/7/2020), yang kemudian pada hari ini juga telah dicantumkan ke dalam berita ini. Redaksi sendiri sebenarnya per 15 Juli 2020 malam lalu telah menaikkan berita follow-up yang berisi penjelasan Wali Kota Jakarta Utara terkait berita dari konten viral internet ini, antara lain seperti bisa dibaca di link artikel ini dan ini. Demikian kami sampaikan untuk dapat dimaklumi, dan mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan.
Berita Terkait
-
Viral Pesepeda Bule Lawan Arus di Jalanan, Aksinya Bikin Jantung Copot
-
Soal Video Bule Bersepeda Melawan Arus, Roy Suryo: Lumayan Bagus Editingnya
-
Minggu Depan, Pemprov DKI Putuskan Tiadakan Jalur Sepeda Sudirman-Thamrin
-
Djoko Tjandra Bisa Buat Paspor, Imigrasi Sebut Tak Ada Data DPO di Sistem
-
Viral Aksi Pesepeda Bule Sok Jagoan Nekat Lawan Arus, Mau Setor Nyawa?
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Garin Nugroho Singgung Peran Pemerintah: Film Laris, Ekosistemnya Timpang
-
Soal Rehabilitasi Lahan Pascabencana di Sumatra, Kemenhut Butuh Waktu Lebih dari 5 Tahun
-
Rotasi Sejumlah Pejabat Utama di Polda DIY, Ini Daftarnya
-
Sampah Organik Milik Warga Kota Jogja Kini Diambil Petugas DLH, Simak Jadwalnya
-
DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai