SuaraJogja.id - Satu pemain yang mengikuti pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia U-16 dipulangkan oleh pelatih Bima Sakti, resmi
Diketahui pemain yang dipulangkan bernama Krisna Budi Sulistia. Dia merupakan top skor Piala Soeratin U-15 2019.
Ketika ditanya mengenai alasan pencoretan Krisna Budi Sulistia, Bima Sakti menilai bahwa adaptasi menjadi kendala pemain tersebut.
"Dia masih perlu beradaptasi lagi," ujar Bima ketika dihubungi Antara dari Jakarta, kemarin.
Meski demikian, Bima menilai hal tersebut wajar mengingat usia Krisna masih sangat muda yaitu 14 tahun atau yang termuda di timnas U-16.
Krisna juga baru bergabung dengan Timnas Indonesia U-16. Dia pertama kali dipanggil untuk TC timnas U-16 pada Maret 2020, sementara mayoritas pemain lain di skuat sudah bersama-sama sejak tahun 2019.
Oleh sebab itulah, Bima Sakti tidak ingin pesepak bola yang lahir tanggal 31 Mei 2006 tersebut patah semangat. Mantan kapten tim nasional Indonesia itu meminta Krisna untuk tetap giat berlatih.
"Dia masih muda dan masa depannya masih sangat panjang," kata Bima.
Krisna dilirik oleh Bima Sakti setelah menjadi pencetak gol terbanyak di turnamen sepak bola remaja nasional Piala Soeratin kategori usia U-15 pada tahun 2019. Saat itu, pemain kelahiran Pati itu melesakkan enam gol dan membawa timnya Gabsis Sambas ke peringkat kedua turnamen.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Jogja Hari Ini, Selasa 21 Juli 2020
Bakatnya yang menonjol juga membuat Krisna menjadi bagian dari Garuda Select. Dia seharusnya berangkat ke Inggris pada awal April 2020 untuk bergabung dengan tim Garuda Select jilid II. Namun, rencana itu tidak bisa terlaksana akibat pandemi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Sentil Wacana Gaji Kepala Daerah Naik, JCW: Politik Mahal Tak Disentuh, Rakyat yang Menanggung
-
Atasi Dampak Kekeringan, BBWS Serayu Opak Pasok Air Bersih ke Sejumlah Titik Rawan di Jateng dan DIY
-
Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
-
Maestro Seni Rupa Nasirun Wafat, Rencana Pameran pun Batal
-
Tak Cukup Putusan MK, PGRI Tagih Guru Jangan Dipaksa Menanggung Beban Tambahan