SuaraJogja.id - Youtuber Ferdian Paleka, yang sempat ramai digunjingkan karena konten prank sembako sampah untuk waria saat Ramadan kemarin, kini kembali ke YouTube. Setelah bebas dari penjara awal Juni lalu, Ferdian Paleka kembali membuat konten bersama waria di kanal Paleka TV.
Video tersebut diunggah pada Minggu (2/8/2020). Namun, kali ini bukan konten prank yang dibagikan olehnya.
Bersama rekannya, Eza Pahlevi, Ferdian Paleka membagi-bagikan paket sembako yang sesungguhnya, bukan lagi berisi sampah. Ia mengatakan bahwa konten itu dibuatnya sesuai permintaan warganet.
"Seperti yang gue bilang waktu itu, gue bakal ngadain ini sebulan dua kali atau ya sebulan tiga kali atau berapa kali itu," katanya. "Request dari kalian, "Bang, lu bagiin dong ke waria yang dulu lu prank atau mereka yang kerja sebagai... ya kayak gitulah intinya."
Di pertengahan video berdurasi 10 menit 44 detik itu Ferdian Paleka dan rekannya mengaku tegang sesaat sebelum tiba di lokasi yang sama seperti saat ia melakukan prank sebelumnya.
Begitu tiba di lokasi, Ferdian Paleka membuka bagasi mobilnya dan mempersilakan sejumlah waria bergiliran mengambil semua bungkusan sembako yang sudah ia siapkan. Di antara mereka, ada waria yang pernah menjadi korban prank sembako sampah Ferdian Paleka.
Pria yang kini mengubah warna rambutnya menjadi platinum itu kemudian meminta maaf pada para waria tersebut. Salah satu korban lalu menerima permintaan maaf tersebut.
TONTON VIDEONYA DI SINI.
"Yang namanya manusia itu enggak luput dari kesalahan dan dosa," katanya.
Baca Juga: Bikin Emosi, YouTuber Bikin Prank Beri Daging Kurban Berisi Sampah
Setelah itu, Ferdian Paleka dan rekannya kembali masuk mobil dan mengungkapkan kesannya bertemu dengan para waria yang dulu pernah menjadi korban prank-nya itu.
Ferdian Paleka mengaku terharu setelah bertemu lagi dengan mereka dan memberi bantuan sembako. Ia mengakui pula bahwa aksi prank-nya yang dulu adalah tindakan yang tak patut dicontoh.
"Gua jadi terharu gua ingat gua dulu sih. Parah, separah itu ya dulu, gila," tuturnya. "Gua separah itu dulu ya. Gua enggak nyangka ya. Kalau gua tonton lagi itu parah banget, guys, jadi jangan kali tiru. Itu enggak baik."
Hingga Selasa (4/8/2020), video terbaru Ferdian Paleka berjudul "SAMPAH LAGI? EZ Broo ini beneran!!!" itu telah ditonton lebih dari 144 ribu kali. Beda dari yang dulu, kini Ferdian Paleka banjir respek warganet.
"Respect bang, aku gak skip iklan beneran asli," tulis Explicit Parent.
"Lanjutin bang palekka berbuat kebaikan itu indah sesama manusia kita saling bertoleransi," ungkap Reyhan Bahtiar.
Berita Terkait
-
Bikin Emosi, YouTuber Bikin Prank Beri Daging Kurban Berisi Sampah
-
Berawal Sewa PSK Waria, Pria di Bangka Tengah Cabuli Puluhan Anak
-
Nikita Mirzani Beberkan Alasan Belain Ferdian Paleka
-
Emosi di Penjara, Ferdian Paleka Sampai Tonjok Temannya
-
Ferdian Paleka Dibilang Youtuber Sampah, Uus: Atta Halilintar Juga Sama
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Optimistis terhadap BBRI, JPMorgan Tingkatkan Rekomendasi Saham Jadi Overweight
-
Bayar Rp100 Ribu, Ratusan Siswa di Jogja jadi Korban Tes TOEFL, Dana Bakal Dikembalikan
-
Perangi Scam dan Judi Online, BRI Dukung Penguatan Ekosistem Keuangan Digital yang Aman
-
Lindungi Siswa dari Intimidasi, Disdikpora DIY Perketat Akses Pihak Ketiga ke Sekolah
-
Masih Ada Praktik Jual Seragam, Disdikpora DIY Tegaskan Sekolah Negeri Tak Boleh Berbisnis