SuaraJogja.id - Bupati Sleman, Sri Purnomo baru-baru ini mencurahkan isi hatinya mengenai uban yang memenuhi kepalanya. Ia bahkan sempat bertanya kepada warganet, terkait keinginan merubah warna rambutnya menjadi pirang atau oranye.
Melalui akun Instagram pribadinya, Sri Purnomo membagikan potretnya bersama sang istri yang tengah tersenyum memandang sesuatu, Selasa (4/8/2020). Dalam foto tersebut Purnomo duduk diatas kursi rotan, sedangkan istrinya berdiri di sebelahnya.
Bergaya casual, Purnomo mengenakan setelah celana jeans dengan kaos oblong berwarna hitam yang memiliki motif gambar di bagian dada. Sedangkan istrinya juga mengenakan celana jeans, dipadukan tunik biru dongker dan kerudung merah.
Jika Purnomo hanya mengenakan jam tangan dipergelangan kiri sebagai aksesoris. Istrinya juga mengenakan aksesoris yang sama ditambah sebuah kalung panjang yang menjuntai hingga ke dada. Gayanya terlihat santai dengan tas jinjing berwarna hitam.
Dalam keterangannya, Purnomo mengeluarkan keluh kesahnya yang baru menyadari bahwa uban yang tumbuh di rambutnya sudah memenuhi kepala. Ia menuliskan sempat memiliki pemikiran untuk mewarnai rambutnya, namun merasa tidak pantas.
Istrinya sendiri, Kustini juga dituliskan tidak pernah mengeluh mengenai uban yang mendominasi rambut suaminya. Kustini justru kerap memberikan kritik terkait tanggung jawab Purnomo selaku pemangku wilayah di Kabupaten Sleman.
Dengan tegas, istrinya akan memberikan kritik ketika kinerja suaminya dirasa kurang greget. Purnomo merasa pasangannya sangat perhatian dengan tanggung jawab yang dimilikinya. Tanpa basa-basi, Kustini selalu langsung menyampaikan kiritiknya.
"Lur, gimana kalau saya warnain rambut jadi warna pirang atau oranye kayak anak muda sekarang. Sepertinya wangun hehehe," tulis Purnomo mengakhiri ceritanya.
Membuka cerita dengan curahan hati mengenai uban dan sikap perhatian yang diberikan pasangan hidupnya. Purnomo ikut menanyakan pendapat warganet jika ia mengubah warna rambutnya menjadi pirang atau oranye layaknya anak muda kekinian.
Baca Juga: Golkar Godog 10 Nama untuk Hadapi Bakal Calon dari PDIP di Pilkada Sleman
"Nanti disemprot pak tito," tulis akun @melliasarie mengingatkan.
"Warna biru pak, seperti langit," komentar akun @tony_djay memberikan saran.
Sementara akun @rizqy_inst menyampaikan komentar, "Dibiarkan begitu saja Pak Bupati @sripurnomosp, ciri khas panjenengan,"
Sebelumnya, Wakil Wali Kota Palu, Sigit Purnomo Said atau akrab disapa Pasha Ungu juga sempat mengubah warna rambutnya menjadi pirang. Aksinya tersebut kemudian mendapatkan teguran dari Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian. Pasha kemudian mencukur habis rambutnya.
Selain Sri Purnomo, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo juga dikenal sebagai pemimpin berusia muda dengan rambut beruban yang memenuhi kepala. Meski demikian, Ganjar menyukai rambut berubannya sebagai tanda kedewasaan dan kejujuran.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh
-
Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru
-
Heboh LHKP Muhammadiyah Cap Program MBG Haram, Haedar Nashir Buka Suara
-
Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat
-
Dana Desa Dipangkas untuk Kopdes Merah Putih, Banyak Lurah Takut Masuk Penjara, DIY Andalkan Danais