SuaraJogja.id - Muncul surat rekomendasi yang menyatakan PDI Perjuangan menurunkan nama Kustini Sri Purnomo dan Danang Maharsa sebagai bakal calon bupati-wakil bupati dalam pertarungan Pilkada 2020 Sleman.
Kala dikonfirmasi, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Sleman Y. Gustan Ganda belum memberikan kepastian terkait nama calon yang sudah santer beredar.
Ia juga mengaku belum menerima surat keputusan rekomendasi dari DPP dan pihaknya masih menunggu surat keputusan rekomendasi.
Disinggung kapan nama pasti pasangan calon dari PDIP akan keluar, ia menyebut belum tahu-menahu.
"DPC tidak berhak menyaring dan hanya membuka pendaftaran. Kami menunggu dari DPP Partai. Yang menentukan kan surat resmi DPP," ujar dia, Kamis (16/7/2020).
Ia menegaskan, semua tahapan yang dijalankan partai di masa Pilkada berdasarkan survei, termasuk strategi khusus dan riset sudah dijalankan.
Namun Ganda memastikan, ketika Pilkada sudah ditentukan jadwal tahapannya, pihaknya sudah mulai bekerja, salah satunya memanaskan mesin partai lewat pertemuan tingkat partai.
Ia mengklaim, lebih 100 rapat telah dilakukan hingga tingkat perdusunan dan Anak Ranting.
Sementara saat dimintai keterangan wartawan perihal adanya nama mereka dalam surat rekomendasi yang beredar tanpa disertai bubuhan tanda tangan petinggi DPP PDI P Sleman itu, baik Kustini Sri Purnomo masih belum memberi respon. Kala dihubungi pesan singkat maupun sambungan telepon, tak memberi tanggapan.
Baca Juga: BPBD Sleman Cek Kondisi Sabo Dam di Lereng Merapi, Begini Kondisinya
Kontributor : Uli Febriarni
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Geruduk DPRD, BEM DIY Tagih UU Perampasan Aset Agar Tak Jadi Dokumen yang Terparkir di DPR
-
Waspadai Pelajar Terseret Aksi Demo, Disdikpora DIY Perketat Pengawasan Sekolah
-
Komitmen Perkuat Koperasi dan UMKM, Dirut BRI Hery Gunardi Raih Bakti Koperasi
-
BRI Perkuat Ekonomi Desa BRILiaN Balbar di Sofifi Maluku Utara dan UMKM Lewat Semarak Merah Putih
-
SDI Dukung Tuntutan AMPB soal RUU Perampasan Aset, Tapi Ingatkan Risiko Penyusupan