SuaraJogja.id - Warganet dihebohkan dengan video seekor buaya berukuran sangat besar yang dibawa dengan alat berat. Buaya bernama Si Ompong yang sudah berusia satu abad lebih tersebut meninggal setelah sempat diamankan oleh warga.
Si Ompong dikenal sebagai buaya yang ganas dan suka mengganggu manusia, sempat ditangkap warga Selasa (4/8/2020) oleh pawang bernama Mang Ademi. Proses penangkapannya sendiri sempat menjadi tontonan warga sekitar.
Buaya ganas tersebut akhirnya meninggal Rabu (5/8/2020). Sebab tubuhnya yang besar, bangkai Si Ompong akhirnya diangkut menggunakan alat berat. Panjang Si Ompong diperkirakan mencapai 4,8 meter dengan berat sekitar setengah ton.
Sempat menerkam penduduk lokal, Kepala Desa setempat beserta warga meminta Mang Ademi untuk menangkap hewan dua alam tersebut. Setidaknya sudah tiga kali buaya berukuran dua kali lipat tubuh manusia pada umumnya itu mengganggu warga.
Video pengangkutan mayat Si Ompong beredar di media sosial. Salah satunya dibagikan oleh akun @Nyusaheeeen_ di Twitter. Dalam keterangannya ia menyebut buaya itu dengan istilah yang digunakan untuk menyebut pria yang kerap menyakiti hati perempuan, 'F**kboi'.
"Seekor fa**boy berusia 112 tahun tertangkap warga di sungai daerah Bangka Barat dengan berat setengah ton, wew," tulis akun tersebut ketika mengunggah video Kamis (6/8/2020).
Dalam video tersebut, terlihat seekor buaya berukuran besar dibawa dengan menggunakan alat berat di jalan raya. Di depan dan belakang kendaraan yang membawa bangkai itu terdapat pengendara motor lainnya yang merasa biasa saja dengan adanya buaya itu.
Tergeletak tak bergeming di atas alat berat yang biasa digunakan di proyek pembangunan. Mata buaya itu terpejam rapat, begitu juga dengan mulutnya yang panjang. Tidak terlihat adanya gigi tajam yang biasa dimiliki salah satu predator di darat itu.
Sejak diunggah, video itu sudah disaksikan lebih dari 45 ribu kali. Sementara ada seribu lebih yang me-retweet video tersebut dan meninggalkan lebih dari empat ribu tanda suka. Tidak sedikit warganet yang berkomentar mengaku tidak percaya dengan wujud bangkai buaya itu.
Baca Juga: Cekcok, Leher Vicki Ditebas Hendri Hingga Nyaris Putus
Lihat video pengangkatan Si Ompong selengkapnya DISINI
"112 tahun? Tau umurnya dari siapa? Apakah dia punya akte? Atau dukun beranak nya masih hidup? Atau gimana sik?," tanya akun @KapteenYoo.
"Tolong ini bukan editan woi, aku domisili Bangka, dan di Bangka banyak banget buaya, selalu ada aja kabar ditemukan buaya, tapi kali ini yang benar-benar besar banget buayanya, dan makanya cowok-cowok fa**boy berkeliaran di Bangka wkwk," komentar akun @febbyyaa202 membenarkan.
Sementara akun @SleepuOniion menyampaikan, "Buaya besar gini harusnya jangan ditangkap karena dia merupakan bagian dari rantai makanan, manusialah yang harusnya beradaptasi dengan keadaan disekitarnya bukanya malah gini,"
Kabar penangkapan buaya berukuran super besar itu sendiri menimbulkan perdebatan di warganet. Beberapa berpendapat bahwa buaya itu sangat menganggu manusia. Sementara di Bangka banyak sungai yang dihuni buaya.
Di sisi lain, ada warganet yang merasa iba dengan mahluk yang hidup di air dan darat tersebut. Mereka berpendapat penangkapan buaya akan melukai buaya itu sendiri hingga berdampak pada rantai makanan yang ada di alam.
Berita Terkait
-
Cekcok, Leher Vicki Ditebas Hendri Hingga Nyaris Putus
-
Tersisa Cuma Sarungnya, Emak-emak Hilang Diterkam Buaya saat BAB di Kali
-
Diangkut Alat Berat, Bangkai Buaya Raksasa Ini Dikubur Dengan Ritual Khusus
-
Harga Lada Babel Beranjak Naik Berdasarkan Bursa IPC
-
Pemprov Babel Keluarkan Izin Lokasi Perairan
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Yu Beruk Meninggal Dunia, Jogja Kehilangan 'Ratu Panggung'
-
Demi Asta Cita, BRI Group Pangkas Suku Bunga PNM Mekaar hingga 5%
-
7 Spot Romantis Valentine di Jogja AntiMainstream untuk Momen Tak Terlupakan
-
Ide Ngabuburit di Kota Yogyakarta, Festival Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta Bisa Jadi Pilihan
-
Kasus Korupsi Hibah: Saksi Ungkap Fee Rp3 Juta dan Pesan Menangkan Kustini Sri Purnomo