SuaraJogja.id - Nasib apes menimpa seorang wanita paruh baya yang tengah mencari rumput untuk hewan ternaknya. Nahas, selesai mencari rumput, ia menangis sedih karena sepeda yang ia gunakan hilang.
Akun Facebook Viky Febrian membagikan kisah sedih itu, di mana seorang nenek kehilangan sepedanya saat mencari rumput. Viky mengaku bertemu dengan nenek itu, yang tengah mencari rumput di sebelah rumahnya, Kamis (13/8/2020) pukul 14:30 WIB.
Di lokasi tersebut Viky juga melihat seorang laki-laki yang tengah bermain hp. Laki-laki itu kemudian mengatakan kepada sang nenek bahwa di sebelah utara masih banyak rumput yang bagus-bagus.
Mendengar hal tersebut, sang nenek akhirnya pergi menuju ke arah utara untuk mengumpulkan lebih banyak rumput. Ia pun meninggalkan sepeda dan beberapa barang di samping rumah Viky.
"Karena perasaan simbahnya tidak enak dan takut dengan anjing, simbahnya hanya ambil rumput sedikit lalu kembali," terang Viky.
Sekembalinya nenek tadi dari tempat mencari rumput kedua, sepedanya yang terletak di samping rumah Viki di kawasan Jalan Imogiri Timur, Bantul sudah tidak ada.
Selanjutnya, Viky menjelaskan bahwa nenek tersebut bekerja merawat sapi milik orang lain yang dititipkan padanya. Setiap hari, nenek itu pergi mencari rumput dengan sepedanya. Jarak antara rumah nenek dengan tempatnya mencari rumput biasa ditempuh dalam kurun waktu 45 menit.
Sejak diunggah ke grup Facebook Jual beli Sepeda Bekas Jogja (JBSBJ), cerita tentang nenek itu sudah mendapatkan ratusan respons dari warganet.
Di antaranya ada 700 komentar yang ditinggalkan dan 700 kali lebih dibagikan ulang. Tidak hanya itu, ada empat ribu lebih pengguna Facebook yang menekan tombol suka.
Baca Juga: Mayat Nenek Dewi Ditemukan Tewas di Ruang Tamu, Ada Bekas Luka dan Darah
Dari kolom komentar juga diketahui, sudah ada dermawan yang akan memberikan sepeda baru untuk sang nenek. Namun, tidak sedikit warga Facebook yang tetap ingin berdonasi untuk membelikan kambing dan kebutuhan lainnya.
Sementara, warganet lainnya geram pada si pencuri sepeda nenek yang malang itu. Mereka menilai, apa yang dilakukan maling sepeda ini sangat keterlaluan.
"Kemana ya bisa bantu bareng-bareng," tulis akun Alvaro ramasta Putra.
"Sepeda sudah aman. Yuk open donasi buat belikan kambing saja lur," komentar akun Manajemen Lia TigaDewa.
"Ayo urunan go simbahe kui lur. Melu donasi lewate ndi ki (Ayo iuran untuk nenek itu lur. Ikut donasi lewat mana ini-red)," tulis akun Eri Jogja.
Sementara akun Rifaldo Adi berkomentar, "Sek maling genti di pakakne sapi wae lurr. Nek ora sek maling di tumpaki bareng-bareng bagaikan pit sek di maling (Yang maling gantian dikasih makan ke sapi saja lur. Kalau tidak yang maling dinaikin bareng-bareng bagaikan sepeda yang di colong-red)."
Berita Terkait
-
Mayat Nenek Dewi Ditemukan Tewas di Ruang Tamu, Ada Bekas Luka dan Darah
-
Suka Gowes, Begini Cara Rifat Sungkar Packing Sepeda
-
Best 5 Oto: Tamiya Motor Valentino Rossi, Jusuf Kalla Lelang Brompton
-
Sepeda Sedang Tren, Begini Cara Aman Mengangkutnya di Mobil
-
Ternyata, Dua Merek Sepeda Motor Ini Paling Dicari di Balai Lelang
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Long Weekend May Day di Jogja: Siapkan Payung, Hujan Ringan Diprediksi Guyur Kota Pelajar
-
Duh! Dewan Pembina dan Ketua Yayasan Daycare Little Aresha Pernah Tersandung Kasus Korupsi
-
Upah Rendah dan Eksploitasi Pengasuh Jadi Akar Kekerasan di Daycare
-
Fakta Persidangan: Hakim Ungkap Dana Hibah untuk Masyarakat, Tak Ada Bukti Sri Purnomo Ambil Manfaat
-
Ironi Surplus Telur, UGM Peringatkan Risiko Investasi Asing Ancam Peternak Lokal