SuaraJogja.id - Salah satu bar di Jogja dinilai tidak menerapkan protokol kesehatan ketika menggelar acara. Akibatnya, salah satu tempat hiburan malam itu mendapatkan kecaman dari warganet.
Akun Twitter @AREAJULID membagikan tangkapan layar beberapa kegiatan yang diduga dilakukan salah satu Bar di Jogjakarta. Dinilai tidak mematuhi protokol kesehatan, beberapa unggahan itu tuai kecaman.
Dalam tangkapan layar yang dibagikan, terlihat kumpulan orang yang tengah menyaksikan live music. Meski terjadi kerumunan, namun tidak terlihat adanya penerapan jaga jarak.
Bahkan para pengunjung Bar yang tengah berdiri itu terlihat tidak mengenakan masker. Sementara tangkapan layar lainnya menunjukkan, seorang pengunjung yang menyebut nama sosial media bar tersebut.
Dalam unggahan itu terlihat pengunjung yang menikmati minuman yang disajikan. Namun, minuman yang disajikan dalam satu gelas terlihat dinikmati oleh beberapa orang.
Selain membagikan tangkapan layar kegiatan di bar yang dinilai melanggar protokol kesehatan pencegahan covid-19. Pengirim unggahan itu juga memperlihatkan potongan percakapan dengan akun media sosial resmi bar yang dimaksud.
Ia menyampaikan kritiknya mengenai kegiatan yang dinilai melanggar protokol kesehatan. Sementara saat ini, jumlah kasus di Indonesia masih cukup tinggi dan banyak tenaga medis yang mulai bertumbangan juga.
Pihak bar juga memberikan jawaban bahwa mereka sudah menerapkan protokol kesehatan serta membatasi jumlah pengunjung. Mereka juga berharap para pengunjung tetap terlindung dan mengikuti protokol yang mereka terapkan.
"Tea! Ada bar di jogja ngadain pesta katanya pakai protokol kesehatan tapi lihat sendirilah ya darimana protokol kesehatannya," tulis akun @AREAJULID, Sabtu (15/8/2020).
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Jogja Hari Ini, Minggu 16 Agustus 2020
Meski sempat menyampaikan keluhannya kepada pihak bar melalui media sosial dan mendapatkan jawaban langsung. Namun hal tersebut tidak memuaskannya, pengirim cuitan itu tetap merasa pihak bar melanggar protokol kesehatan.
Sejak diunggah, cuitan tersebut sudah mendapatkan beragam respon dari warganet. Diantaranya ada 200 lebih retweet dan seribu lebih warganet yang menekan tanda suka.
Tidak sedikit juga yang meninggalkan komentar. Mereka turut mengencam perilaku pengunjung yang tidak menerapkan protokol kesehatan dan pihak bar yang terkesan membiarkan hal itu terjadi di tempatnya.
"Gak cuma di bar aja, kalian makan, kalian ngopi kalian wisata itu juga menimbulkan kerumunan dan beresiko tertular. Tapi hanya dengan melihat satu kesalahan di keburukan orang lain tidak menutup kesalahan yang kalian perbuat juga. Saling mengingatkan boleh, tapi ngaca dulu," tulis akun @chkajn.
"Aku gak peduli mereka kena covid sih, lebih takut kalau ada yang ketularan covid dari mereka, secara selfish semua. Pandemi dugem tuh bagaimana dakjal nji** kasian nakes yang gak pulang-pulang jaga mulu," komentar akun @nanakicil.
"Udah bikin dosa nyari penyakit pula, mending nyawanya kasih ke BJ Habibie aja biar lebih guna," tulis akun @iyaan12_.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Berani Lawan Arus, Komunitas Petani Punk Gunungkidul Siap Manfaatkan AI untuk Sokong Program MBG
-
Holding UMi Tancap Gas: 34,5 Juta Debitur Terjangkau, 1,4 Juta Nasabah Naik Kelas
-
Geger Temuan Mayat dalam Mobil BRV di Sleman, Korban Sempat Hilang Kontak Selama Satu Bulan
-
Estimasi Kuliah Kedokteran UGM 2026 Tembus Ratusan Juta, Setara Harga Mobil SUV?
-
Standar Global untuk BRImo, BRI Raih Sertifikasi ISO/IEC 25000