SuaraJogja.id - Seorang wanita yang tengah menguji ilmu bela diri yang dimilikinya viral di media sosial. Tanpa menyentuh lawannya, wanita ini berhasil membuat sederet laki-laki terjatuh hingga kelimpungan.
Aksinya itu terekam dalam video yang diunggah akun Instagram @nenk_update. Tanpa menyentuh lawannya, wanita ini berhasil menjatuhkan beberapa laki-laki yang ingin menyerangnya di sebuah tempat latihan bela diri.
Dalam video berdurasi satu menit tersebut, terlihat seorang wanita dengan celana batik, kaus merah, dan kerung abu-abu besar. Ia berdiri berhadap-hadapan dengan lima orang laki-laki.
Setelah diberi aba-aba, satu per satu laki-laki di depannya datang menyerang. Namun belum sempat menyentuh, lima orang laki-laki itu sudah berjatuhan diserang oleh wanita berkerudung abu-abu ini.
Hanya dengan mengepalkan tangan atau membuka telapak tangannya, wanita ini berhasil membuat laki-laki di hadapannya berjatuhan. Mereka tampak terpental ke belakang hingga berjatuhan di lantai.
Sambil menghentakkan kedua kakinya, wanita yang dipanggil Mpok Ati ini berhasil menjatuhkan dua orang laki-laki yang hendak menyerangnya secara bersamaan.
Kejadian serupa juga terjadi saat Mpok Ati membuka telapak tangannya. Dua orang laki-laki langsung terpental ke belakang. Sementara, laki-laki lainnya terus menyerang secara bergantian.
Salah seorang laki-laki bahkan terlihat mengeluarkan jurus saat hendak menyerang Mpok Ati. Alih-alih menang, pria ini justru jatuh terjungkal ke belakang.
Tidak hanya jatuh, pria ini juga lantas terkapar lemas setelah mendapatkan serangan. Setelahnya, Mpok Ati membantu mengelus dada laki-laki ini agar kembali mendapatkan kekuatan untuk bisa bangun.
Baca Juga: Gangguan Pendengaran, Lansia di Prambanan Tewas Tertabrak Kereta Api
Bukan cuma satu, ada beberapa laki-laki yang tampak terkapar di sekitar karpet setelah mencoba melawan Mpok Ati. Sementara, di lokasi itu juga banyak orang yang berperan sebagai penonton.
"Beredar sebuah video, terlihat seorang wanita menjatuhkan lawannya tanpa menyentuh," tulis akun @nenk_update dalam unggahannya, Senin (24/8/2020).
Lihat aksi Mpok Ati mengalahkan lawannya tanpa menyentuh DI SINI.
Sejak diunggah, video ini sudah ditayangkan lebih dari 54 ribu kali. Ada 300 lebih komentar yang diberikan. Beberapa menunjukkan kekagumannya. Namun ada juga yang merasa video ini hanya tipuan.
"Kan bukan muhrim. Jadi geludnya pakai angin," tulis akun @nindasila.
"Saya mencium bau-bau setingan," komentar akun @fairuz.khanum.
Berita Terkait
-
Profil Chintya Candranaya Terlengkap
-
Sindikat Prostitusi Penyelundup Wanita China Digerebek Polisi
-
Dicegah Terjun dari Flyover Gegara Masalah Pacar, Wanita Ini Lawan Petugas
-
Beradegan Seks dengan Binatang, Wanita dan Perekam Ditangkap
-
Setahun Menjomblo, Duda di Sumut 'Koleksi' Ribuan CD dan BH Milik Tetangga
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Pameran PASSAGE: Jembatan Seniman Yogyakarta Menuju Panggung Prancis
-
Ketika SD Negeri di Jogja Kekurangan Murid, Guru Patungan demi Tetap Bisa Bermimpi
-
Haedar Nashir: Tak Ada Kompromi bagi Pelaku Pelecehan Seksual di Kampus Muhammadiyah
-
Skandal Korupsi Beruntun, Muhammadiyah Desak Presiden Pimpin Perang Total, Tak Sekedar Ceramah
-
Diduga Jadi Korban Mafia Tanah, Warga Sleman Kaget Sertifikat Beralih Nama dan Jadi Agunan Bank