"Serta mendorong berbagai pihak untuk melakukan inovasi kegiatan pembelajaran diluar kegiatan tatap muka," ungkapnya.
Dari hasil monitor MCCC, beberapa AUM Pendidikan telah membuka kegiatan pembelajaran tatap muka atau berencana dalam waktu dekat untuk membuka kegiatan pembelajaran tatap muka. Rencana kegiatan tersebut membawa konsekuensi yang perlu diwaspadai.
Sebab pelaksanaan kegiatan tatap muka di sekolah/pesantren/perguruan tinggi disaat seluruh wilayah Indonesia secara epidemiologi masih mengkhawatirkan akan mengakibatkan peningkatan kedaruratan yang disengaja di dalam lingkungan sekolah/pesantren/kampus.
Kejadian kedaruratan ini tidak mudah dikendalikan. Bila akan dilaksanakan harus disediakan berbagai protokol- protokol kesehatan, perlengkapan pelaksanaan dan penegakan protokol kesehatan, penyediaan peralatan dan perlengkapan pengendali komando kedaruratan, dukungan keuangan yang cukup.
Selain itu tersedianya sumberdaya manusia pelaksana sistem komando kedaruratan di AUM pendidikan yang terlatih dan memiliki kompetensi yang bisa dipertanggungjawabkan.
"Inisiatif pembukaan kegiatan pembelajaran atau perkuliahan saat ini dikhawatirkan tidak akan banyak membantu dari sisi kelangsungan AUM namun dapat menimbulkan krisis yang lebih panjang akibat kemungkinan terjadinya penularan di lingkungan sekolah, madrasah, pesantren, perguruan tinggi yang akan menjadi tanggungjawab penuh bagi pimpinan AUM tersebut," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
Ketua Yayasan Little Aresha Dituntut 10 Tahun Penjara, 83 Anak Korban Minta Restitusi Rp2,12 Miliar
-
BRI Bidik Peluang Bisnis dari MotoGP Mandalika 2026
-
Pemerintah Berencana Buat Program Kuliah Gratis, PTS Terancam Gigit Jari Kehilangan Mahasiswa
-
Ngenes! Prabowo Tambah Pejabat, Transfer ke DIY Malah Susut Rp910 Miliar
-
MotoGP Mandalika 2026 Makin Ramah Lingkungan, BRI Peduli Kerahkan 500 Relawan