Museum History of Java di Yogyakarta. (Suara.com/Arendya)
Tiket masuk Museum History of Java ini sendiri dibanderol seharga Rp30 ribu per orang khusus wisatawan lokal, baik weekend maupun weekday. Sedangkan untuk wisatawan asing, harganya dipatok Rp50 ribu.
Museum History of Java buka setiap hari pukul 09.00 sampai 18.00 WIB. Jika ingin berkunjung, berikut alamat lengkapnya: Jalan Parangtritis Kilometer 5,5 (Bekas Pyramid Cafe), Yogyakarta.
Berita Terkait
-
Penampakan dari Udara Mural 3D di Jalan Menuju Museum Basoeki Abdullah
-
Dukung Jeanne, Puluhan Aktivis Prancis Gelar Aksi Protes 'Topless'
-
Keren, 5 Objek Wisata Jogja Ini Lahir dari Kreativitas Warga Kampung
-
Perempuan Ini Dilarang Masuk Museum Gegara Pakai Baju Potongan Dada Rendah
-
Pakai Baju Belahan Dada Terbuka, Perempuan Ini Ditolak Masuk Museum
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
Terkini
-
4 Atlet Junior Padel DIY Tembus Seleksi Timnas KU-18, Buktikan Bakat Tak Kenal Latar Belakang
-
Jogja Disesaki Ratusan Kampus, Tapi Tambang Ide Belum Banyak Terserap Masyarakat
-
11 Bangunan Lama Diratakan dengan Tanah, Wajah Stasiun Lempuyangan Mulai Diubah
-
Perkuat Portofolio, BRI Wealth Management Ungkap Strategi Diversifikasi Investasi Syariah
-
Hanung Bramantyo Bawa Sejarah Kelam 1965 Lewat Film Horor Lobang Buaya, Berharap Buka Ruang Diskusi