SuaraJogja.id - Beredar video munculnya seekor buaya putih di kawasan Sungai Brantas Kota Kediri. Dari video yang tersebar, terlihat mulut buaya berwarna putih yang berenang di permukaan sungai dan mendapatkan sorotan lampu senter milik warga.
Akun Instagram @nenk_update membagikan beberapa video penampakan buaya putih di Kediri. Buaya tersebut muncul di daerah Kali Brantas dekat dengan bangunan RS DKT Kota Kediri. Kemunculan binatang buas tersebut mengundang perhatian dari warganet.
Ada tiga video yang diunggah. Yang pertama menunjukkan kepala buaya putih yang disoroti senter oleh masyarakat. Terdengar suara seorang pria yang menyampaikan bahwa ia menemukan buaya tersebut, Kamis (1/10/2020), diduga saat dini hari. Terlihat suasana sekitar masih gelap gulita dan sepi.
Tampak hanya bagian kepala buaya berukuran sedang saja yang tersorot lampu senter. Melihat kehadiran buaya tersebut, pemilik video sempat mempertanyakan pertanda apakah sehingga mahluk buas itu muncul dekat dengan pemukiman masyarakat.
Selanjutnya, video kedua memperlihatkan bentuk buaya putih tersebut dari kepala hingga ke badannya. Berukuran sedang, buaya itu tampak berenang dengan tenang di tengah sungai.
Masyarakat yang datang melihat memanggil buaya tersebut dengan sebutan "mbah".
Bercerita bahwa mereka berada di sana untuk mencari nafkah, masyarakat juga meminta agar buaya yang dipanggil "mbah" itu mendoakan supaya mereka mendapatkan rezeki yang baik. Kehadiran buaya tersebut bersamaan dengan datangnya hari Kliwon menurut penanggalan Jawa.
Meski memiliki ukuran tubuh yang sedang, tetapi saat disoroti hingga ujung ekornya, terlihat buaya ini memiliki ukuran tubuh yang cukup panjang. Setelah menyoroti seluruh tubuh buaya tersebut dari kepala hingga ujung ekornya, masyarakat lantas melepaskannya tanpa melakukan tindakan apapun.
"Penampakan seekor buaya put ih yang muncul pada Kamis Kliwo (1/10/2020) di daerah Kali Brantas depan RS DKT Kota kediri," tulis akun @nenk_update dalam keterangannya.
Baca Juga: Geger, Penambang Sampan Temukan Mayat Mengapung di Sungai Kapuas
Sejak diunggah, video itu sudah disukai lebih dari 4.800 pengguna Instagram. Ada lebih dari 300 komentar yang ditinggalkan warganet. Ada yang mempertanyakan kenapa kehadiran buaya putih harus dikaitkan dengan hal-hal berbau mistis.
Lihat video penampakan buaya DI SINI.
"Kenapa mesti di kait-kaitkan sama mistisnya ya? main-main ke penangkaran buaya gih. Memang ada buaya putih karena dia kelainan genetik. Ada juga buaya buntung karena memang bawaan saat menetas gak sempurna," tulis akun @theressiahutahean.
"Itu beneran buaya putih atau buaya yang kesorot lampu jadi putih," komentar akun @leojose_franz.
"Buaya albino, manusia albino, hewan banyak juga yang albino. Bisa juga lutfi jadi-jadian, ih serem," tanggapan akun @sarahsara_20.
Sementara akun @syaqif_04 berkomentar, "Buaya putih di Brantas Kediri ini tidak pernah memakan korban yang tenggelam disitu justru kalau memang orang yang tenggelam di Brantas kalau masih ditakdirkan hidup buaya itu akan menolong untuk menepikan korban tenggelamnya."
Berita Terkait
-
Geger, Penambang Sampan Temukan Mayat Mengapung di Sungai Kapuas
-
Mengunjungi Monumen Pancasila Sakti di Hari Kesaktian Pancasila
-
Bikin Miris, Tukang Batu di Pasbar Temukan Jasad Bayi Dikoyak-koyak Biawak
-
Melihat Jejak Keganasan PKI di Lubang Buaya
-
Saksi Bisu G30S PKI di Museum Lubang Buaya Sudah Tak Asli, Kenapa?
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Dana Desa 2026 Terancam Dipangkas, Pengembangan Koperasi Merah Putih di Bantul Terkatung-katung
-
Gengsi Maksimal, Dompet Santai! 4 Mobil Bekas Harga Rp60 Jutaan yang Bikin Melongo
-
Tak Kenal Pelapor, Muhammadiyah Minta Pandji Lebih Cermat dan Cek-Ricek Materi Stand Up
-
Trump Makin Dar-Der-Dor, Pakar Sebut Tatanan Dunia Terguncang, Picu Aksi Teroris
-
Kekecewaan Keluarga Diplomat Arya Daru usai Polisi Setop Penyelidikan, Ada Sederet Kejanggalan