SuaraJogja.id - Hari Jantung Sedunia selalu diperingati pada tanggal 29 September setiap harinya. Pada momen ini, Inahealth TV milik Fakultas Kedokteran UGM menggelar webinar yang membahas tentang gagal jantung, Sabtu (10/10/2020).
Karena, jantung adalah bagian vital tubuh yang memiliki fungsi penting bagi kelangsungan hidup seseorang. Gagal jantung sendiri terjadi akibat berkurangnya kemampuan jantung menjalankan fungsinya dengan baik, yakni menerima dan memompa darah.
Spesialis penyakit dalam, penyakit jantung dan pembuluh darah, dr Hasanah Mumpuni, Sp.PD, Sp.JP(K) pun menjabarkan beberapa penyebab gagal jantung, antara lain:
1. Hipertensi: Hipertensi atau tekanan darah tinggi membuat jantung bekerja lebih kuat untuk memompa. Kondisi ini akan menyebabkan penebalan otot jantung seiring berjalannya waktu hingga tidak bisa menjalankan fungsinya.
2. Jantung koroner: Masalah pada pembuluh darah koroner yang bertugas mengaliri darah ke jantung. Sehingga suplai oksigen ke otot jantung akan bermalasah dan memicu gagal jantung.
3. Kelainan katup jantung: Sebagian besar kondisi ini disebabkan oleh kelainan bawaan dan infeksi yang sering disebut sebagai kelainan jantung rematik. Akibatnya, fungsi katup jantung terganggu, baik pada pembukaannya atau penutupannya kurang sempurna.
4. Kelainan jantung bawaan: Kondisi ini terjadi akibat aliran tidak normal yang membuat sekat tidak tertutup hingga memicu gagal jantung.
5. Aritmia atau gangguan irama jantung: Masalah aritmia yang terlalu lama akan mengganggu fungsi jantung bekerja dengan baik.
6. Diabetes melitus: Penyakit ini bisa terjadi akibat hipertensi karena berisiko bagi pasien jantung koroner. Tapi, diabetes juga bisa memengaruhi jantung secara langsung dengan mengganggu fungsinya.
Baca Juga: Gejala Tekanan Darah Tinggi, Ketahui Efeknya pada Kehidupan Seksual!
Berdasarkan keenam penyebab gagal jantung, dr Hasanah mengatakan hipertensi dan penyakit jantung koroner adalah penyebab paling umum gagal jantung.
Selain itu, dr Hasanah juga menjabarkan gejala-gejala seseorang mengalami gagal jantung. Bahkan gejala yang menandakan orang dengan gagal jantung harus segera ke rumah sakit.
"Orang yang memiliki gagal jantung perlu melakukan pemeriksaan dirinya sendiri, seperti apakah kelelahannya meningkat dan aktivitasnya menurun harus diwaspadai," jelas dr Hasanah dalam webinar Hari Jantung Sedunia melalui live Youtube INAHEALTH.
Adapun gejala orang yang mengalami gagal jantung antara lain:
- Nafas yang lebih berat atau kelelahannya meningkat
- Aktivitas harian yang menurun
- Ada pembengkakan di kaki, bisa karena minum kebanyakan atau kurang buang air kecil
- Peningkatan berat badan berlebih
- Nyeri dada
Gejala yang harus diwaspadai
- Batuk yang terlalu sering
- Aktivitas menurun dan ada pembengkakan di kaki
- Berat badan naik drastis
- Tidur tidak nyaman atau sering bangun di malam hari
Tanda peringatan pasien harus ke rumah sakit
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Rp4,6 Miliar Digelontorkan, Mesin Produksi Susu di DIY Diduga Tak Pernah Berfungsi
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Pameran ARCHIVEPELAGO: 45 Tahun Garin Nugroho Menyemai Indonesia
-
Segera Diadili Pengadilan, 13 Tersangka Kasus Little Aresha Dipindah ke Lapas Perempuan Gunungkidul