SuaraJogja.id - Angka pelanggaran kepatuhan terhadap protokol kesehatan di Kabupaten Gunungkidul masuk kategori tinggi. Akibatnya, jumlah warga Gunungkidul yang terpapar virus Corona selama 2 hari terakhir mengalami lonjakan yang cukup drastis dibanding dengan hari-hari sebelumnya.
Selama bulan September lalu, Sat Pol PP Gunungkidul menjaring 2.437 warga yang tak mengenakan masker. Di samping itu, selama dua hari berturut-turut yaitu Jumat (09/10/2020) dan Sabtu (10/10/2020), Kabupaten Gunungkidul mencatatkan lonjakan kasus COVID-19. Di mana Dinas Kesehatan (Dinkes) melaporkan ada 14 kasus baru.
Plt Kepala Satpol-PP Gunungkidul Hery Sukaswadi mengungkapkan sejak Peraturan Bupati (Perbup) Gunungkidul 68/2020 disahkan, pengawasan terhadap kepatuhan protokol kesehatan kian gencar dilakukan. Kendati begitu, angka pelanggarnya masih terbilang tinggi. Sebanyak 1.663 pelanggar mendapat teguran lisan, 774 sisanya mendapat teguran tertulis
"Operasi Yustisi yang dilakukan Tim Gabungan Satpol-PP Gunungkidul ini berjalan sebanyak 12 kali, di rentang tanggal 15-29 September. Seluruhnya sudah dilakukan di 18 kapanewon dalam wilayah Gunungkidul,"paparnya, ketika dihubungi, Minggu (11/10/2020).
Baca Juga: APK Dirusak, Tim Immawan-Martanty Lapor Ke Bawaslu Gunungkidul
Merujuk data yang diberikan, Hery mengatakan 8 operasi menyasar perorangan, yaitu mereka yang beraktivitas di luar rumah. Sisanya pada kegiatan masyarakat dan destinasi wisata, masing-masing 2 kali operasi. Setidaknya ada 533 pelanggar di destinasi wisata dan 398 pelanggar dari kegiatan masyarakat.
Melihat data tersebut, angka pelanggaran pemakaian masker di Gunungkidul masih tergolong tinggi. Meski begitu, Hery menyebut para pelanggar rata-rata membawa masker namun tak dipakai, serta menggunakan masker namun keliru. Sesuai rencana, penerapan sanksi administratif bagi pelanggar protokol kesehatan mulai diberlakukan pada Oktober ini.
"Sanksi yang diterapkan berbentuk pembinaan, yaitu bela negara dan kerja sosial,"ujarnya.
Sanksi bela negara dilakukan dengan menyanyikan lagu kebangsaan, lagu-lagu nasional serta menghafal Pancasila. Sedangkan sanksi sosial berupa kegiatan sukarela pembersihan di sekitar area operasi. Pelanggar mereka minta menyapu serta mencabuti rumput di area operasi sebagai bentuk sanksi sosialnya," paparnya.
Terpisah, Kepala Dinkes Gunungkidul Dewi Irawaty menyampaikan pada Jumat lalu terdapat 3 kasus baru. Seluruhnya merupakan laki-laki berumur 45, 30, dan 38 tahun. Di mana lelaki berusia 45 tahun asal Ngawen adalah pelaku perjalanan dan dua lainnya merupakan hasil screening pegawai.
Baca Juga: Ada Isu Tsunami 20 Meter, Wisatawan ke Pantai Gunungkidul Susut 1000 Orang
"Asal dua pegawai ini masing-masing dari Playen dan Paliyan,"ujarnya.
Berita Terkait
-
Pasar Saham Indonesia Terjun Hebat, Lebih Parah dari IHSG Era Pandemi COVID-19?
-
Liburan ke Gunungkidul? Jangan Sampai Salah Pilih Pantai! Ini Dia Daftarnya
-
Trump Sempat Telepon Presiden China Soal Asal-Usul COVID, Ini Kata Mantan Kepala CDC!
-
Survei: Milenial Rela Rogoh Kocek Lebih Dalam untuk Rumah Modern Minimalis
-
3 Gempa Berkekuatan Lebih dari Magnitudo 5 Guncang Indonesia Kurang dari Sehari
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
Terkini
-
Harga Kebutuhan Pokok di Kota Yogyakarta Seusai Lebaran Terpantau Stabil
-
Tiga Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Parangtritis, Satu Masih Hilang
-
Cerita UMKM Asal Bantul Dapat Pesanan dari Amerika di Tengah Naiknya Tarif Impor Amerika
-
Diserbu 110 Ribu Penumpang Selama Libur Lebaran, Tiket 50 Perjalanan KA YIA Ludes
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo