SuaraJogja.id - Berdasarkan pantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pada Rabu (14/10/2020) cuaca di DIY bakal berawan. Selain prakiraan cuaca Jogja hari ini, Rabu 14 Oktober 2020, BMKG juga memperingatkan masyarakat untuk waspada terhadap potensi gelombang tinggi di Perairan Selatan Yogyakarta.
Dengan cuaca prakiraan cuaca tersebut, suhu di seluruh DIY diprediksi memiliki rentang yang hampir sama, yaitu 24-32 derajat celsius di Kabupaten Bantul, Kulon Progo, dan Gunungkidul, sedangkan di Kabupaten Sleman dan Kota Yogyakarta batas maksimumnya hanya 31 derajat celsius.
Sementara untuk kelembapannya, seluruh DIY diperkirakan antara 60-95 persen. Hanya Sleman dan Yogyakarta yang batas minimumnya di angka 60. Simak rinciannya di bawah ini:
Kabupaten Bantul
Pagi berawan
Siang berawan
Malam berawan
Dini hari berawan
Kabupaten Sleman
Pagi berawan
Siang berawan tebal
Malam berawan
Dini hari berawan
Kabupaten Kulon Progo
Pagi berawan
Siang berawan
Malam hujan ringan
Dini hari berawan
Baca Juga: Bengkulu Utara Diguncang Gempa, BMKG Sebut Tak Berpotensi Tsunami
Kabupaten Gunungkidul
Pagi berawan
Siang berawan
Malam berawan
Dini hari berawan
Kota Yogyakarta
Pagi berawan
Siang berawan
Malam berawan
Dini hari berawan
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Standar Global untuk BRImo, BRI Raih Sertifikasi ISO/IEC 25000
-
Babak Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman: Jejak Digital Seret Tersangka Baru
-
Ancaman BBM Naik Akibat Perang, Kurir Paket dan Ojol di Yogyakarta Kian Terhimpit
-
UGM-Bank Mandiri Taspen Lanjutkan Kemitraan, Siapkan Talenta Muda dan Literasi Pensiun
-
BRI Umumkan Dividen Rp52,1 Triliun, Didukung Laba Rp56,65 Triliun