Dari prestasi yang sampai melalang buana ke negeri Sakura, Torres terus membuat karya di usianya yang masih dibilang muda. Dari 30 karya, lima diantaranya telah dibeli orang luar negeri.
"Ada beberapa turis dari Swiss yang tertarik dengan lukisan dia. Awalnya dia ikut kegiatan lukis on the spot di Museum Affandi tahun 2018-2019 itu. Karena gambar yang dia lukis berupa jatilan, orang ini senang dan dibeli dengan harga kisaran Rp2-3,5 juta," ungkap Gunawan.
Torres telah memantapkan cita-citanya sebagai pelukis ternama. Karyanya pun terus dia buat dan saat ini dirinya bersiap untuk membuat pameran tunggal.
Anak yang juga suka memancing ketika mood lukisnya hilang ini akan membuka pameran tunggalnya pada 27 Oktober mendatang.
"Rencananya akan membuat pameran tunggal di Sheraton Mustika Yogyakarta. Ini menjadi sebuah langkah untuk terus mengembangkan bakatnya. Torres nantinya akan melukis secara langsung ketika pameran digelar," ujar Gunawan.
Ia menjelaskan bahwa memang bakat anaknya turun dari keluarga. Kendati demikian, dirinya akan terus mendukung Torres mengasah dan membangun kemampuan anaknya ke depan.
"Ada banyak piagam dan penghargaan yang ia dapatkan. Harapannya dari hasil ini menjadi jembatan agar dia terus termotivasi. Ia telah bercita-cita menjadi pelukis. Maka dari itu saya terus mendukung dia," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Gelombang Pengunduran Diri di Partai Buruh Berlanjut, Seluruh Pengurus DIY Kompak Pamit
-
Viral Debat Mahasiswa dan Rektorat UNY saat Hendak Gelar Aksi, Begini Kronologi Lengkapnya
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Rp4,6 Miliar Digelontorkan, Mesin Produksi Susu di DIY Diduga Tak Pernah Berfungsi
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda