SuaraJogja.id - Akun Instagram @ndorobeii mengunggah video yang merekam momen sekelompok debt collector dari suatu perusahaan leasing yang salah menyita sepeda motor milik seorang yang mengaku sebagai anggota TNI AD.
Dalam video yang diunggah pada Kamis (23/10/2020) ini, tampak debt collector tersebut terkena luapan amarah dari orang yang motornya hendak disita. Sang pemilik motor, yang saat itu mengenakan kaus ungu, menjelaskan bahwa sepeda motor yang ia pakai itu adalah miliknya, yang ia dapat dari hadiah panglima TNI.
"Ini leasing. Mau narik motor saya. Ya, sementara motor saya motor hadiah dari panglima TNI yah," ucap pemilik motor.
Salah seorang dari pihak leasing itu pun meminta maaf kepada laki-laki berkaus merah yang merupakan pemilik motor.
"Salah, Bang. Saya minta maaf. Saya minta maaf, Bang," ucap laki-laki berpeci putih.
Selain itu, si pemilik motor menanyakan apakah ada surat tugas terkait dengan penarikan motor dan juga debt collector ini berasal dari perusahaan mana.
"Kalian ngapain kalian berhentiin di tengah jalan? Ada enggak surat tugas kalian? Mana surat tugas kalian? Mana surat tugas kalian? Kalian dari mana? Dari mana? Kalian dari mana ha?" tanya perekam video.
Ia pun menunjukkan STNK dan BPKB motor miliknya dan menjelaskan bahwa dirinya baru saja memperpanjang surat-surat motornya. Si pemilik motor juga mengatakan bahwa dirinya keberatan dengan perilaku para debt collector yang seenaknya memberhentikan dirinya di pinggir jalan. Hal tersebut dirasa menurunkan harga dirinya sebagai anggota TNI AD.
"Ini motor cash ini. Ha? Buka helm kalian semua, buka helm... Kalian udah nurun harga diri saya di sini. Buka helm kalian. Ke situ kalian semua," ucapnya dengan tegas.
Baca Juga: Rampas Mobil Emak-emak, Nasib Dua Debt Collector Ini Berakhir Pahit
"Ke situ kalian semua. Daripada saya keluarin semua yang ada di dalam. Apa saya... jok saya ini. Mau pakai dinas kek, mau pakai apa kek. Kalian kalau mau narik motor nagih motor, kalian ke rumahnya. Jangan di pinggir jalan. Kalian nurunin harga diri saya di sini," tambahnya.
Di akhir video ini, pesuruh dari leasing ini pun terkena hukuman dari anggota TNI AD yang motornya hendak diambil paksa. Dirinya tidak mau melakukan tindak kekerasan, sehingga memutuskan memberikan hukuman berupa push-up kepada rombongan debt collector.
"Kalian ke situ, kalian ke situ. Buka helmmu. Buka helmmu. Buka. Turun kalian semua. Sikap push-up. Saya tidak mau tahu, kalian sudah menurunkan harga diri saya. 30. Dari pada saya main keras-kerasan di sini," pungkasnya.
Unggahan dari akun Instagram @ndorobeii tersebut saat ini telah ditayangkan sebanyak 227 ribu kali dan mendapatkan sejumlah 18 ribu suka dari netter Instagram.
Netizen pun juga turut menuliskan berbagai komentar di unggahan ini.
"Lha dalah...salah target," tulis akun @anto_cepi.
Berita Terkait
-
Rampas Mobil Emak-emak, Nasib Dua Debt Collector Ini Berakhir Pahit
-
Viral Debt Collector Ambil Motor Orang di Jalanan, Ternyata Punya TNI
-
Rampas Paksa Mobil Ibu Hamil, Dua Debt Collector Bernasib Pilu
-
Debt Collector Ambil Paksa Mobil Seorang Ibu Hamil di Jalanan
-
Kisah Asmara Prajurit TNI Homo Praka P, Bercinta di Hotel Hingga LDR
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Atasi Dampak Kekeringan, BBWS Serayu Opak Pasok Air Bersih ke Sejumlah Titik Rawan di Jateng dan DIY
-
Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
-
Maestro Seni Rupa Nasirun Wafat, Rencana Pameran pun Batal
-
Tak Cukup Putusan MK, PGRI Tagih Guru Jangan Dipaksa Menanggung Beban Tambahan
-
Presiden Prabowo Subianto Pimpin Akad 62 Ribu KPR FLPP, BRI Kian Perkuat Ekonomi Kerakyatan