- DPUPKP Sleman menyiapkan tim khusus untuk menambal jalan berlubang selama arus mudik Lebaran 2026.
- Sebanyak 58 ruas jalan kabupaten prioritas telah dipetakan sebagai jalur mudik alternatif dan akses wisata penting.
- Sleman mengalokasikan Rp26,82 miliar untuk pemeliharaan rutin 400 km jalan guna merespons keluhan warga.
SuaraJogja.id - Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman mengungkap kondisi infrastruktur jalan yang ada di wilayahnya.
Tim khusus pun disiapkan untuk menambal jalan berlubang saat arus mudik dan libur Lebaran tahun 2026 mendatang.
Kepala Bidang Bina Marga DPUPKP Sleman, Fauzan Ma'ruf, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memetakan puluhan ruas jalan kabupaten yang krusial bagi kelancaran lalu lintas pemudik.
Berdasarkan data, terdapat 58 ruas jalan sepanjang 180,84 km yang disiapkan sebagai jalur pendukung akses wisata seperti Prambanan dan Kaliurang, serta jalur alternatif mudik.
"Sebelum Ramadan kita sudah survei, kita temukan hampir 58 ruas yang perlu kita tangani. Alhamdulillah sampai hari ini mungkin sudah 80-an lebih persen kita tangani," kata Fauzan, Senin (16/3/2026).
"Kalau lebaran memang prioritas kita yang jalur-jalur utama ya, untuk wisata, untuk akses jalur pengalihan itu yang kita prioritaskan juga, kemudian yang terkait juga dengan alternatif kalau ada kemacetan," tambahnya.
Disampaikan Fauzan, secara keseluruhan, Kabupaten Sleman memiliki total 371 ruas jalan dengan panjang mencapai 733,67 km. Dari total tersebut, kondisi jalan yang masuk kategori mantap atau baik dan sedang tercatat sebesar 68,01 persen atau sekitar 498,94 km.
"Jadi memang masih punya PR banyak kalau di Bina Marga untuk menaikkan angka kemantapan jalan kabupaten," ungkapnya.
Tantangan alam berupa cuaca ekstrem yang berlangsung turut mempercepat kerusakan jalan. Untuk mengantisipasi keluhan masyarakat di media sosial, DPUPKP Sleman menerapkan strategi respon cepat.
Baca Juga: Hasil Operasi Pekat Progo: Polda DIY Ringkus 65 Tersangka, Sita Ribuan Miras hingga Amankan Mucikari
Tahun ini, pemerintah telah mengalokasikan pagu anggaran sebesar Rp26,82 miliar untuk pemeliharaan rutin jalan sepanjang 400 km guna menjaga kenyamanan pengguna jalan.
"Jadi semua keluhan warga kita langsung tanggapi. Kalau memang yang betul-betul itu urgen, hari itu juga kita tambal," ujarnya.
Selain itu DPUPKP Sleman memastikan pelayanan perbaikan jalan tidak akan berhenti meskipun memasuki masa libur Idulfitri melalui tim siaga.
"Tapi jangan khawatir, kita tidak ada hari libur. Kita punya tim on call. Mungkin abis Salat Id langsung nambal insyaallah bisa," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Fakta Persidangan: Hakim Ungkap Dana Hibah untuk Masyarakat, Tak Ada Bukti Sri Purnomo Ambil Manfaat
-
Ironi Surplus Telur, UGM Peringatkan Risiko Investasi Asing Ancam Peternak Lokal
-
Kinerja BRI 2026: Laba Rp15,5 Triliun Naik 13,7% Pada Triwulan Pertama
-
Hujan Deras Disertai Angin Puting Beliung Terjang Sleman, Atap Rumah Beterbangan dan Pohon Tumbang
-
Sultan Jogja Heran Sadisnya Ibu-ibu Pengasuh Daycare Little Aresha, Perintahkan Tutup Daycare Ilegal