SuaraJogja.id - Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dari salah satu bank di Bantul bertambah lagi. Total hingga saat ini sudah mencapai tujuh pegawai dari bank yang sama dinyatakan positif Covid-19.
Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara Percepatan Penanganan Penularan Covid-19 Bantul Sri Wahyu Joko Santoso, atau yang kerap disapa Oki, saat dikonfirmasi awak media pada Sabtu (24/10/2020). Dari tujuh pegawai dalam salah satu bank itu, lima di antaranya berdomisili di Bantul, sementara dua orang berdomisili luar Bantul.
"Untuk kasus bank yang ada di Bantul sesuai laporan dari pihak bank dan setelah kami cocokkan dengan kasus yang bersangkutan, ada lima pegawai yang domisili Bantul dan dua pegawai domisili luar Bantul," kata Oki.
Sebelumnya Oki menyebutkan bahwa kelima orang yang berdomisili di Bantul sudah menjalani perawatan dan isolasi di beberapa rumah sakit rujukan.
"Satu orang dirawat di RSUD Panembahan Senopati, lainnnya terbagi di beberapa tempat. Ada yang menjalani isolasi di Shelter dan RS Lapangan khusus Covid-19 Bambanglipuro," ucapnya.
Oki menyebutkan, sampai dengan saat ini pihaknya belum menerima pemberitahuan atau notifikasi secara resmi dari pihak bank di tempat para pasien tersebut bekerja. Dikatakan Oki, pihaknya masih terus menunggu terkait hasil tracing dari kelima karyawan tersebut.
Sejauh ini perkembangan hasil tracing sementara dari baru diketahui dari kasus pertama. Hasil yang dilaporkan tersebut didapati dua anggota keluarga yang terkonfirmasi positif yakni ayah dan adik ipar pasien asal Kecamatan Sewon.
"Kalau tracing lainnya belum diketahui hasilnya," sebutnya.
Ia menambahkan, pihak bank bersangkutan juga sudah melakukan pelacakan terhadap persebaran kasus karyawannya tersebut secara mandiri.
Baca Juga: IGD RSUD Putussibau Ditutup, Layanan Kesehatan Dialihkan ke Puskesmas
Akibat temuan kasus ini, pelayanan perbankan terpaksa masih harus ditiadakan hingga saat ini atas inisiatif dari bank pusat.
Diketahui sebelumnya, satu karyawan bank di Bantul dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.
Karyawan tersebut diketahui terkonfirmasi positif setelah melakukan pemeriksaan secara mandiri.
Kepala Humas RSUD Panembahan Senopati Bantul Siti Rahayuningsih yang dikonfirmasi terpisah, membenarkan jika ada salah satu karyawan bank yang menjalani perawatan di RSUD Panembahan Senopati Bantul.
Karyawan tersebut sudah masuk sejak Minggu (18/10/2020) kemarin.
"Benar, masuk di tempat kami [RSUD Panembahan Senopati Bantul] sejak hari Minggu lalu tanggal 18 Oktober," kata Siti.
Berita Terkait
-
IGD RSUD Putussibau Ditutup, Layanan Kesehatan Dialihkan ke Puskesmas
-
Waduh, Kasus Corona di Karimun Tembus 109 Orang
-
Update Covid-19: 5 Negara Asia dengan Kasus Terbanyak, Indonesia Ke-5
-
Ini 13 Gejala yang Dialami Pasien Positif Covid-19 DKI Jakarta
-
Positif Covid-19, Seorang Ibu Tega Meninggalkan Bayi di Rumah Sakit!
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Sultan Jogja Heran Sadisnya Ibu-ibu Pengasuh Daycare Little Aresha, Perintahkan Tutup Daycare Ilegal
-
Ikatan Darah Siap Guncang Bioskop, Film Aksi-Drama yang Sarat Emosi dan Pesan Keluarga
-
Darurat Daycare di Jogja, Gus Yusuf Dorong Pesantren dan Masjid Jadi Solusi Pengasuhan Alternatif
-
BRI Gelar Undian Debit FC Barcelona, Nasabah Berkesempatan Rasakan Pengalaman Nonton di Camp Nou
-
Guru Besar UI Soroti Langkah Hakim yang Hitung Sendiri Kerugian Korupsi Mantan Bupati Sleman