SuaraJogja.id - Terlibat dalam film Arisan menjadi salah satu hal yang tak terlupakan bagi aktor Tora Sudiro. Apalagi sat itu ia harus memerankan sosok penyuka sesama jenis.
Dalam film yang tayang pada 2003 silam itu, Tora Sudiro saat itu harus beradegan berciuman dengan laki-laki yang tak lain adalah lawan mainnya Surya Saptura.
Pengalaman lucu itu diceritakan Tora Sudiro di kanal YouTube Gofar Hilman 'Ngobrak: Ngobrol Ngacak' dikutip Suara.com Minggu (25/10/2020).
"'Arisan!' Itu yang bisa bikin nama lo tuh 'benggg' (tinggi) karena lo berperan sebagai seorang gay, pria metroseksual, dan akhirnya lo ciuman sama Surya Saputra. Itu pecah banget. Semua orang pada ngomongin," kata Gofar Hilman membuka pembicaraan.
Suami Mieke Amalia itu kemudian mengaku ikut heboh dengan adegan ciuman tersebut. Pasalnya tak hanya sekali, dia harus mengulang adegan itu berkali-kali.
"Nggak usah semua orang, gue juga ngomongin. Karena digambarnya yang diambil cuma segitu. Sementara gue ciuman ada kali 11 kali. Yang nongol cuma satu," ungkap Tora Sudiro.
Lucunya lagi, laki-laki 47 tahun ini awalnya menduga adegan ciuman itu hanya trik kamera semata. Sehingga ia santai ketika diharuskan beradegan ciuman.
"Ada adegan ciuman memang, cuman, gue nggak akan kepikir itu bakalan diambil beneran. Tadi gue pikir, kalau ciuman kan bisa aja gini, trik kamera, dari belakang, aman. Semua senang, kita pulang tertawa-tawa," terangnya.
Rasa curiga mulai muncul saat Surya Saputra nampak gelisah jelang pengambilan gambar adegan ciuman. Rupanya dia baru tahu bawah tim produksi menolak menggunakan trik kamera dan memintanya berciuman secara nyata.
Baca Juga: Gaet Dukungan Tukang Becak, Halim Keliling Bantul Naik Becak
"Ini beda ternyata. Dulu itu si Surya dateng tiba-tiba keringetan aje, kakinya goyang, gini gini, kacamata gitu-gitu. (Gue tanya) 'kenapa lo sur?' (dia jawab) 'ini d-day? Adegan ciuman', (ditimpalin) 'terus kenapa? Iya kan bisa aja trik kamera'. Teteh gak mau. Bang**t, gue itu udah mulai ragu tuh," jelasnya.
Tak percaya dengan perkataan Surya Saputra, Tora Sudiro langsung memastikan kepada tim produksi.
"Akhirnya gue tanya teteh 'kita ini trik kamera dong?' (dia jawab) 'engga dong' (gue timpalin) 'kok enggak?' (dipertegas) 'gue mau liat ekspresi lo' (gue langsung panik) 'anj... Ini gimana'," ujarnya.
Tora Sudiro pun mulai merasa panik. Namun ia mencoba tetap tenang meski dalam hati bertanya-tanya.
"Surya keringetan, terus kalau gue kan godain yang make up kita, kan cantik, gue menenangkan, kalau toh terjadi apa-apa gue lempeng, gua akan kembali lagi ke jalur ini," terang Tora Sudiro.
"Karena gue panik beneran. Terus udah. Pas adegan, surya berewokan kan, 'anj*** gue gimana ya' gue pokoknya ciuman merem udah. Take bet bet (ciuman) udah gitu kan. Cut 'tor jangan gitu dong, masa cuma gitu doang'. Ya kan baru pertama gue juga takut hahah," sambungnya terkekeh.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Isu Keamanan Jelang HUT RI Bikin Khawatir, Sri Sultan Singgung Soal Pagar Tinggi di Mal
-
BRI Optimalkan Likuiditas dari Dana SAL untuk Perluas Kredit Berkualitas bagi UMKM
-
Berangkat Kerja Malah Jadi Korban Begal, Pria di Sleman Ditodong Sajam dan Motor Digasak
-
Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun
-
Murah, Mudah Didapat, Sulit Ditinggalkan, Kisah Kelam Mantan Pengguna Obat Keras di Jogja