"Hati-hati dengan kesalahan dalam bentuk apapun. Karena yang jarang melakukan kesalahan umumnya akan mengundang kehebohan dan caci maki sekalinya melakukan kesalahan. Berbeda halnya dengan yang biasa melakukan kesalahan yang umumnya akan dipuja puji sekalinya melakukan kebaikan. sudah semestinya itu harus diperbaiki sesuai kadarnya, kesalahannya diingatkan," tambahnya.
Lebih jauh, ia menyebut bahwa DKI Jakarta yang sekarang ini terkesan jarang dikritisi lantaran kondisinya yang lebih kondusif dan prestatif.
Selain itu, orang lain termasuk dirinya lebih fokus mengkritisi pemerintah pusat lantaran setiap langkah yang diambil sangat berpengaruh bagi negara dan masyarakat luas.
"Jadi fokus pada kebijakan ekonomi nasional yang akan berpengaruh pada rakyat dan negara secara keseluruhan tentu harus lebih difokuskan. Sementara DKI yang sekarang lebih tenang dan lebih prestatif terbukti dari banyaknya prestasi yang didapat dan cenderung lebih kondusif serta jauh dari kasus. Sehingga fokus kita ke permasalahan di DKI kalah jauh," tandasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Tok!!! Anies Perpanjang Lagi PSBB Transisi di Jakarta Selama 2 Pekan
-
HUT IDI, Anies Harap Dokter Jadi Pilar Tuntun Warga Bebas dari Covid-19
-
Duet Gatot - Anies di Pilpres 2024, Refly Harun: Ini Baru Pasangan Dahsyat
-
Dikepung Fans Ahok, Sapaan Anies Baswedan Ini Bikin Seisi Ruangan Heboh
-
Antisipasi Banjir, Anies Minta Camat dan Lurah Punya Alat Ukur Hujan
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
BRI Miliki 36 Ribu Pekerja Perempuan, Setara 43% dari Total 86 Ribu Pekerja
-
Sesuai RUPST 2026, BRI Komitmen Ciptakan Pertumbuhan Kinerja Finansial secara Berkelanjutan
-
Dorong Peran Perempuan, BRI Raih 3 Penghargaan di Infobank 500 Most Outstanding Women 2026
-
Harga LPG Non Subsidi Meroket di Jogja, Penjual Resah, Ancaman Migrasi ke Elpiji 3 Kg Menguat?
-
Embarkasi Haji Berbasis Hotel Pertama di Indonesia Resmi Beroperasi di Kulon Progo