"Hati-hati dengan kesalahan dalam bentuk apapun. Karena yang jarang melakukan kesalahan umumnya akan mengundang kehebohan dan caci maki sekalinya melakukan kesalahan. Berbeda halnya dengan yang biasa melakukan kesalahan yang umumnya akan dipuja puji sekalinya melakukan kebaikan. sudah semestinya itu harus diperbaiki sesuai kadarnya, kesalahannya diingatkan," tambahnya.
Lebih jauh, ia menyebut bahwa DKI Jakarta yang sekarang ini terkesan jarang dikritisi lantaran kondisinya yang lebih kondusif dan prestatif.
Selain itu, orang lain termasuk dirinya lebih fokus mengkritisi pemerintah pusat lantaran setiap langkah yang diambil sangat berpengaruh bagi negara dan masyarakat luas.
"Jadi fokus pada kebijakan ekonomi nasional yang akan berpengaruh pada rakyat dan negara secara keseluruhan tentu harus lebih difokuskan. Sementara DKI yang sekarang lebih tenang dan lebih prestatif terbukti dari banyaknya prestasi yang didapat dan cenderung lebih kondusif serta jauh dari kasus. Sehingga fokus kita ke permasalahan di DKI kalah jauh," tandasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Tok!!! Anies Perpanjang Lagi PSBB Transisi di Jakarta Selama 2 Pekan
-
HUT IDI, Anies Harap Dokter Jadi Pilar Tuntun Warga Bebas dari Covid-19
-
Duet Gatot - Anies di Pilpres 2024, Refly Harun: Ini Baru Pasangan Dahsyat
-
Dikepung Fans Ahok, Sapaan Anies Baswedan Ini Bikin Seisi Ruangan Heboh
-
Antisipasi Banjir, Anies Minta Camat dan Lurah Punya Alat Ukur Hujan
Terpopuler
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Heran Febrie Adriansyah Dipanggil sebagai Tersangka, Pengacara: Baru Kali Ini Kami Lihat
- Nasi di Rice Cooker Cepat Bau dan Kuning? Begini 10 Cara Mengatasinya
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Permintaan Les UTUL UGM di Jogja Nyaris Setara UTBK, Edufio Jalankan Keduanya
-
Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Ash-Sholihah, Kanwil Kemenag DIY Layangkan Surat Peringatan
-
Ponpes Ash-Sholihah Buka Suara Terkait Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Pengurusnya
-
Soroti Isu Ketahanan Pangan, Ratusan Mahasiswa Lintas Kampus Ikuti Forum Rembuk Pangan di Jogja
-
Perkuat Layanan Diaspora, BRImo Taiwan Raih Anugerah Inovasi Indonesia 2026