Scroll untuk membaca artikel
Galih Priatmojo
Senin, 26 Oktober 2020 | 13:39 WIB
Ilustrasi perempuan kena skoliosis [shutterstock]

Pada utas unggahannya, ia kemudian menjelaskan pengobatan yang bisa dilakukan oleh pasien yang terkena bengkok punggung. Pasien disarankan untuk memeriksakan keadaannya ke dokter, agar dapat dilakukan pemeriksaan dan rontgen untuk mengetahui tingkat kemiringan atau keparahan dari skoliosis.

"Baiknya periksa ke dokter,nanti dilakukan pemeriksaan dan ronsen, nanti akan dihitung sudut kemiringan/keparahan dari skoliosisnya,karena beda keparahan beda pengobatan," jelas Asa Ibrahim.

Lanjut, Dokter Ortopedi ini menjelaskan jika ada tiga golongan keparahan pada penyakit Skoliosis, yaitu <20 derajat, 20-45/50 derajat, >50 derajat. Masing-masing ada penanganan tersendiri.

Untuk sudut <20 derajat, tidak perlu adanya tindak operasi dan tidak perlu pemakaian korset, cukup dengan olahraga penguatan punggung secara teratur.

Baca Juga: Gaet Dukungan Tukang Becak, Halim Keliling Bantul Naik Becak

"Utk sudut <20 derajat, pengobatannya tidak perlu operasi, tidak perlu pakai korset. Biasanya cukup olahraga penguatan punggung secara teratur, baik aerobic (renang) maupun back strenghtening exercise, sering stretching, yoga juga bisa, biasanya bisa baik dan ga bergejala," terangnya.

Kemudian untuk sudut 20 - 45/50 derajat, pengobatannya melalui penggunaan korset (jika pasien masih dalam masa perkembangan), namun jika sudah melewati masa pertumbuhan, tindakan yang bisa dilakukan adalah sama seperti golongan pertama.

"Utk sudut 20 - 45/50 derajat ,biasanya golongan ini nih yg serimg bergejala, sering pegel, sering capek,gampant lelah,gampang sakit. Dari segi kosmetik pun lebih nampak bengkoknya. Pengobatannya pakai korset HANYA JIKA anak ini MASIH DALAM MASA PERKEMBANGAN/masi tambah tinggi. Kalo anak /mbaknya sudah lewat masa pertumbuhan, TIDAK PERLU PAKAI KORSET , pengobatannya masuk ke golongan pertama tadi, olahraga dsbnya. kenapa ga pake korset?karena gada gunanya. buang2 waktu dan tenaga. Korset berfungsi mencegah bertambah parah, BUKAN MELURUSKAN punggung," jelasnya.

Terakhir, untuk golongan ketiga memerlukan tindakan operasi, karena bengkoknya sudah nampak jelas, bisa bertambah parah, semakin bengkok semakin sulit operasinya, dan dapat mengalami rasa sakit yang mengganggu napas dan saraf.

Unggahan dari akun Twitter @asaibrahim ini pun menuai berbagai komentar dari warganet.

Baca Juga: Ketahuan Bawaslu, ASN Pemkab Bantul Unggah Status Tak Netral di Medsos

"Akuuu scolio survivor dok, operasi tahun 2012. Keluar-keluar rumah sakit tiba-tiba nambah tinggi 7 cm jadi 170," tulis akun @Amorrita.

Load More